RMco.id  Rakyat Merdeka - Pasca-Muktamar, Tim Formatur Partai Persatuan Pembangunan (PPP) masih mengutak atik susunan kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) periode 2020-2025. Masalah muncul di internal Partai Kabah. 

Memilih sosok Bendahara Umum (Bendum) DPP PPP, nyatanya lebih sulit daripada Sekretaris Jenderal (Sekjen). Tim Formatur sudah sepakat dan menetapkan Arwani Thomafi sebagai Sekjen PPP. Tapi untuk posisi Bendum, di internal formatur masih terjadi perselisihan tajam. 

Baca Juga : Bu Mega, Banteng Begini Sih Sikat Saja

Sebanyak 12 anggota tim formatur yang menggodok kepengurusan masih belum sepakat soal figur yang akan menjadi Bendum. “Bendahara belum ditentukan, karena namanya belum disepakati,” ungkap salah satu anggota Tim Formatur dari perwakilan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), Muhammad Aras, kepada Rakyat Merdeka, kemarin. 

Diakuinya, di tim formatur ada dua tokoh yang menjadi kandidat kuat sebagai Bendum. Mereka berasal dari internal dan eksternal PPP, tapi sama-sama merupakan figur yang baik. Saat ini, 12 anggota tim formatur masih mempertimbangkan rekam jejak, kapasitas dan tingkat penerimaannya di kalangan internal PPP. “Jangan sampai ketika tim formatur memilih sosok Bendum yang baru, timbul reaksi dari daerah. Rencananya akhir bulan ini difinalkan,” ujarnya. 

Baca Juga : Menkes: Kalau Bocor, Ya Kita Tambal Atapnya Dong

Ketika disinggung mengenai alasan pembatalan pengumuman kepengurusan pada 5 Januari lalu, yang bertepatan dengan perayaan ulang tahun PPP, Aras berdalih jika kepengurusan yang ditetapkan belum final. “Kita khawatir ketika diumumkan, lalu berubah. Kasian orang yang sudah menempati posisi itu lalu berubah. Nanti dia kecewa,” elaknya. 

Tak hanya Bendum yang masih diperdebatkan, Aras mengaku beberapa personil yang masih pengurus DPP juga terus dibahas lebih mendalam. Sebagai info, Tim Formatur terdiri dari Ketua Umum terpilih merangkap Ketua Tim Formatur. 

Baca Juga : Yuk, Rame-rame Kita Nonton Jokowi Disuntik

Lalu, ada empat anggota yang ditunjuk Ketua Formatur. Yakni, Wakil Ketua Umum PPP Mardiono, Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani, Wakil Ketua Umum PPP merangkap Ketua Organizing Committee (OC) Muktamar, Amir Uskara dan Wakil Ketua Umum PPP merangkap Ketua Steering Committee (SC) Muktamar, Ermalena. [REN]