Timses Diminta Ubah Gaya Kampanye

Jokowi: Pasang Spanduk Sudah Nggak Zaman Lagi

Capres No urut 1, Jokowi (kanan) saat berkunjung ke Palembang kemarin. (Foto: riausky.com)
Klik untuk perbesar
Capres No urut 1, Jokowi (kanan) saat berkunjung ke Palembang kemarin. (Foto: riausky.com)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Capres 01 Joko Widodo mengingatkan tim suksesnya untuk mengubah strategi kampanye. Pasang baliho dan spanduk sudah nggak zaman lagi. Ikuti kebiasaannya, timses harus rajin blusukan.Kemarin, Jokowi mengisi kegiatan akhirnya pekannya berkunjung ke Palembang, Sumatera Selatan. Di Kota Pempek ini, Jokowi menghadiri pengukuhan pengurus Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma'ruf wilayah Sumatera Selatan.

Untuk diketahui, di Sumsel, TKD Jokowi-Ma'ruf alami perombakan. Sebelumnya, TKD dipimpin eks Gubernur Sumsel, Alex Noerdin. Namun sekarang, tongkat komando dipegang Syahrial Oesman. Alex sendiri menempati posisi Ketua Dewan Penasihat. Sementara Gubernur Sumsel Herman Deru, menduduki posisi ketua dewan pengarah. 

Baca Juga : Ginandjar Bicara Corona dan Penguatan Kerjasama

"Semua survei menyatakan Hillary menang. Tak ada satu pun yang ngomong Trump menang. Tapi akhirnya apa? Akhirnya Hillary kalah, Trump menang," kata Jokowi di The Sultan Convention Center, Palembang, Sumatera Selatan, kemarin.

Selain di Amerika Serikat, fenomena tersebut juga terjadi di Inggris. Tepatnya ketika kejadian british exit atau brexit. Saat itu, kata Jokowi, Perdana Menteri David Cameroon selaku Perdana Menteri Inggris sangat optimistis warganya tetap ingin berada dalam Uni Eropa. Namun hasilnya berbanding terbalik. Mayoritas warga Inggris memilih keluar dari Uni Eropa.

Baca Juga : Menakar Target Lifting 1 Juta Barel pada 2030

"Perubahan lanskap politik yang cepat seperti ini bukan tidak mungkin juga terjadi di Indonesia. Ini yang harus diwaspadai," ucap Jokowi. Untuk itu, Jokowi meminta timsesnya ubah gaya kampanye. Pasang spanduk dan baliho, udah nggak jaman lagi. Selain buang biaya, dampaknya juga nggak banyak.
 Selanjutnya