Ajak Nahdliyin Pilih Jokowi-Maruf

Ketua PWNU Jatim: Jokowi Islamnya Jelas

Paslon 01 Joko Widodo - KH Maruf Amin (Foto: Twitter KMA)
Klik untuk perbesar
Paslon 01 Joko Widodo - KH Maruf Amin (Foto: Twitter KMA)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim, KH Marzuki Mustamar mengajak para warga NU alias Nadhliyin untuk mencoblos capres-cawapres nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Ajakan itu disampaikan Marzuki, saat menghadiri acara doa bersama dan deklarasi dukungan bagi Capres Cawapres nomor urut 01, Jokowi-Ma’ruf di halaman parkir Pusat Informasi Pariwisata dan Perdagangan (PIPP) Kota Blitar, Minggu (7/4).

Baca Juga : Kepala Layanan Medis Darurat Iran Tertular Virus Corona

“Jokowi Islamnya jelas, sholat tidak pernah lowong, puasanya juga tidak diragukan lagi. Jokowi dekat dengan para ulama dan kiai. Perannya di dunia santri dan Pondok Pesantren sangat jelas,” ujar Marzuki membeberkan alasan, kenapa warga NU harus memilih paslon 0.

Di era kepemimpinan Jokowi, umat Islam digalakkan menggelar shalawatan. Eks wali kota Solo itu juga kerap menghadirkan acara rutin khataman Alquran. “Biyen ora usum salawatan, saiki usum salawatan. Lha ngene kok enek wong NU ora dukung, berarti wong NU goblok (Dulu tidak musim selawatan, sekarang musim selawatan. Lah begini kok ada orang NU tidak mendukung, berarti orang NU goblok),” tegasnya.

Baca Juga : Ketimbang Pakai Masker, Bersihkan Layar HP Jauh Lebih Efektif

Selain agamis, Jokowi sebagai kader asli PDIP juga diyakini Marzuki sebagai seorang nasionalis yang tidak mungkin akan mengkhianati Pancasila dan UUD 1945. “Jokowi-Amin menang, negara aman, Pancasila aman, UUD aman,” selorohnya.

Marzuki juga menyebut, NU akan dapat keuntungan jika Jokowi menang. Yakni, jatah menteri dari NU akan bertambah satu. Saat ini, NU sudah memperoleh 7 kursi dalam kabinet. “Kalau periode ini jadi lagi, NU tetap mendapat jatah 7 menteri tambah 1 menteri lagi. Itu masih ditambah wakil presidennya juga dari NU,” bebernya.

Baca Juga : Dukung UMKM Terbaik Indonesia, BNI Luncurkan Bunga Nusantara

7 kader NU yang menjadi pembantu Presiden Jokowi adalah Khofifah Indar Parawansa yang menjabat Menteri Sosial, sebelum menjadi Gubernur Jatim. Kemudian, Lukman Hakim Saifuddin sebagai Menteri Agama, Marwan Ja'far menjabat Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Imam Nahrawi sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga, Muhammad Hanif Dhakiri menjabat Menteri Ketenagakerjaan, Muhammad Nasir sebagai Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, serta Nusron Wahid yang menjabat Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI). [OKT]