Jokowi : Pesta Demokrasi Adalah Kegembiraan

Jokowi bersama ribuan warga Jawa Barat di Stadion Olahraga Singaperbangsa, Kabupaten Karawang, Selasa (9/4). (Foto : twitter@jokowi)
Klik untuk perbesar
Jokowi bersama ribuan warga Jawa Barat di Stadion Olahraga Singaperbangsa, Kabupaten Karawang, Selasa (9/4). (Foto : twitter@jokowi)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Pesta demokrasi harus dinikmati dengan gembira, bukan ajang menakut-nakuti atau menebar kebencian. Karena itu menghadapi Pemilu, masyarakat harus bergembira.

Hal itu dikatakan Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo saat kampanye terbuka di Karawang. "Jadi yang namanya pesta demokrasi adalah kegembiraan, jangan sampai  ada yang menakut-nakuti, 'bener'? Jangan sampai malah ada yang pesimistis. Karena pesta demokrasi adalah kegembiraan," kata Jokowi dalam pidato politiknya pada kampanye terbuka di Stadion Singaperbangsa Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Selasa (9/4) kepada Antara.

Berita Terkait : Jokowi Perintahkan Evakuasi 188 WNI Dalam Kapal World Dream

Di hadapan puluhan ribu relawan dan pendukungnya, Jokowi juga memperkenalkan tiga kartu sakti, yakni Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, Kartu Pra Kerja dan Kartu Sembako Murah. Sementara itu, Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Barat Dedi Mulyadi mengingatkan agar para pendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden Jokowi-Ma'ruf menyambut tanggal 17 April 2019 dengan kegembiraan.

Menurut dia, pemilu merupakan pesta demokrasi yang harus disambut dengan kebahagiaan, bukan dengan amarah. "Demokrasi itu jangan terlihat menegangkan, harus dibawa dengan rasa gembira dan menyenangkan," katanya.

Berita Terkait : Jokowi: 74 WNI Kru Diamond Princess Secepatnya Bakal Dipulangkan

Dedi mengingatkan, sejarah demokrasi Indonesia sejak dulu sampai sekarang selalu santai dan tidak pernah tegang. Karena itu, ia berpesan agar semua tim sukses dan relawan, baik dari pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin maupun Prabowo-Sandi untuk mengampanyekan program dan visi misinya. [IPL]