RMco.id  Rakyat Merdeka - Paslon 02 Prabowo-Sandi telah menggunakan hak suaranya di tempat berbeda. Prabowo di TPS 41, Kampung Curug, Bojong Koneng, Bogor, Jawa Barat. Sedangkan Sandi di TPS 02, Jalan Sriwijaya 2, Kelurahan Selong, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Sandi tiba duluan di TPS 02. Dia tiba pukul 07.30 WIB. Sandi didampingi oleh istrinya Noor Asiah, kedua anaknya, Anneesha Atheera Uno dan Amyra Atheefa Uno, serta kedua orangtuanya, Razif Halik Uno dan Rachmini Rachman Uno. Mereka kompak mengenakan baju putih.

Sambil mengantre, Sandi dan istrinya sempat menyalami beberapa warga. Sekitar 45 menit, Sandi selesai nyoblos. Dia pun pamer jari telunjuk dan jempolnya, yang sudah terlumur tinta. Hal serupa juga dilakukan Nur Asia.

Baca Juga : Dapat Bantuan, Menpora Harap Prestasi Cabor Renang dan Pencak Silat Meningkat

Pasutri itu kemudian berfoto bersama kedua orangtuanya di depan bilik suara.

Sebelum nyoblos, Sandi shalat tahajud di Masjid At-Taqwa, pukul 03.15 WIB. Setelah itu, lanjut solat Subuh. Pukul 06.50 WIB, Sandi ke kediaman orang tuanya di Jalan Galuh, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Dia meminta restu demi kelancaran niatnya untuk menjadi Wakil Presiden pendamping Prabowo. Sandi minta restu orang tuanya. Dia mencium tangan mereka. “Doain ya,” tutur Sandi kepada mereka.

Baca Juga : Petani Kamboja Tangkal Covid-19 Pakai Orang-orangan Sawah

Sandi juga sempat mencium tangan dan pipi istrinya sebelum mengajak mereka jalan bersama-sama ke TPS.

Sementara Prabowo tiba di TPS 41, Kampung Curug, Bojong Koneng, Bogor, Jawa Barat, pukul 08.05 WIB. Dia didampingi Waketum Gerindra Fadli Zon. Meski datang belakangan dari Sandi, Prabowo nyoblos duluan. Tak pakai antre.

Prabowo yang mengenakan baju safari putih, peci dan kacamata hitam langsung dipanggil petugas PPS untuk mencoblos. Serupa dengan Sandi, usai mencoblos Eks Danjen Kopassus pamer dua jari, telunjuk dan jempol yang telah dicelupkan ke dalam tinta.

Baca Juga : Kuasa Hukum Irjen Napoleon Akan Laporkan Tommy Sumardi Ke Bareskrim

Prabowo dan Sandi kemudian menuju Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, untuk memantau proses quick count atau hitung cepat perolehan suara. [OKT]