RMco.id  Rakyat Merdeka - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin sudah buka pintu untuk PBB masuk koalisi. Dukungan PBB akan tambah amunisi buat paslon 01.

Sekertaris TKN, Hasto Kristiyanto menyambut baik, bila PBB benar-benar mau gabung. Menurutnya, partai yang dikomandoi Yusril Ihza Mahendra itu miliki kader loyal dan militan. “(Dukungan) itu merupakan bagian dari energi positif Pak Yusril Ihza Mahendra. Kami terima dengan senang hati,” kata Hasto di Jakarta, kemarin.

Baca Juga : Kadin Pede UU Ciptaker Bikin Ekonomi RI Lari Kencang

Sekjen PDIP ini melihat selama ini prestasi Yusril dan partainya cukup baik. Sikapnya juga sejalan dengan Jokowi-Ma’ruf. Bahkan sosok Yusril diakui Hasto, bukan orang baru bagi PDIP. Yusril dikenal dekat dengan Ketum PDIP Megawati Soekarno Putri. Yusril pernah menjadi menteri, saat Mega menjabat sebagai presiden. “Secara kepartaian, kami menyambut baik PBB yang akan mendukung Jokowi-Amin,” tegas Hasto.

Ketua DPP Nasdem, Willy Aditya menilai, bergabung¬nya Yusril akan memberikan dampak yang sangat positif bagi KIK. Mengingat Yusril memiliki kedekatan dengan kalangan umat Islam. Ditambah lagi, sosok Yusril sebagai pakar hukum tata negara.

Baca Juga : Mahfud MD: Jadikan Protokol Kesehatan Bagian Kampanye Kreatif

“Nantinya beliau bisa memberikan masukan-masukan positif kepada Pak Jokowi terkait masalah hukum dalam konteks pemerintahan ke depan ataupun saat ini,” ungkapnya. Menurutnya, Yusril memiliki alasan kuat yang melatar belakangi dukungannya. Salah satunya, terkait komitmen dan konsistensi Jokowi dalam menyejahterakan rakyat.

Juru bicara timses Prabowo-Sandi, Andre Rosiade meragukan PBB akan solid mendukung Jokowi-Maruf. Apalagi di akar rumput. Justru ia yakin mayoritas kader PBB akan memberikan dukungan kepada Prabowo-Sandi.

Baca Juga : Ini Penjelasan Airlangga Soal Hoaks UU Cipta Kerja

Karena pemilih PBB merupakan orang yang menghormati keputusan ijtima ulama. “Insya Allah pendukung PBB untuk pilpres tetap memilih Pak Prabowo dan Bang Sandi. Karena kan PBB partai Islam. Kami optimis pemilih PBB akan mengikuti keputusan ulama untuk memliih Pak Prabowo,” tuturnya. [HEN]