Relawan 01 Syukuran Menang Quick Count

Pasangan calon 01 Jokowi dan Maruf Amin seusai memberikan hak suaranya pada Pemilu 17 April kemarin bertemu dengan para pendukungnya di Djakarta Theater, Rabu (17/4). (Foto: Twitter KH Maruf Amin).
Klik untuk perbesar
Pasangan calon 01 Jokowi dan Maruf Amin seusai memberikan hak suaranya pada Pemilu 17 April kemarin bertemu dengan para pendukungnya di Djakarta Theater, Rabu (17/4). (Foto: Twitter KH Maruf Amin).

RMco.id  Rakyat Merdeka - Kelompok relawan Perempuan Tangguh Pilih Jokowi (Pertiwi) dan Barisan Gus dan Santri (Baguss) Bersatu menggelar syukuran di kawasan Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (26/4).

 Para pendukung petahana ini bersyukur, semua proses pemilu hingga usai pencoblosan 17 April lalu berjalan dengan baik. Semua terjadi secara wajar tanpa intervensi dan konspirasi.

Baca Juga : Wamendes Budi Arie Pastikan, 433 Desa Tanpa Listrik Bakal Segera Terang-Benderang

“Pilpres dan pileg sudah selesai. Sudah cukup masyarakat larut dalam kompetisi dan rivalitas politik. Kami bersyukur pileg dan pilpres berlangsung aman untuk kemudian kita berikan waktu kepada KPU menyelesaikan tugasnya,” kata Dara Wahid dari Pertiwi.

Dara mengatakan, acara syukuran dilakukan dengan tumpengan bersama 250 orang warga sebagai wujud rasa syukur pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin unggul di quick count lembaga-lembaga survei, maupun real count sementara Komisi Pemilihan Umum (KPU). Selain itu, syukuran tersebut juga menjadi momen untuk ruwahan sebelum Ramadan.

Baca Juga : Sosialisasi Empat Pilar MPR di Gorontalo, Fadel Cerita Usulan Amandemen UUD 1945

“Kurang dari dua pekan lagi sudah masuk Ramadan. Mari sama-sama menyambutnya dengan membuat adem situasi politik. Apakah di bulan penuh berkah kita masih akan memproduksi narasi-narasi yang saling menjelekkan satu sama lain? Ini bulan ibadah, apakah memfitnah adalah ibadah?” kata Dara.

Selain syukuran, juga digelar ruwahan. Tradisi ini dilakukan mulai pertengahan bulan Ruwah (bulan ke-8 dalam kalender Jawa atau bersamaan dengan Sya’ban atau bulan sebelum Ramadan dalam kalender Islam).

Baca Juga : 188 WNI Dari KRI dr Suharso-990 Mulai Jalani Tahapan Observasi

“Ruwahan ini sekaligus untuk mendoakan para tokoh bangsa yang telah berpulang, termasuk para petugas KPPS yang meninggal dalam menunaikan tugasnya sebagai pahlawan demokrasi,” kata Dara.

Dia menambahkan, perjalanan bangsa masih sangat panjang. Jangan sampai energi masyarakat habis hanya karena rivalitas politik yang tak berkesudahan. [MHS]