Versi Real Count TKN: Jokowi-Ma’ruf Menang 56 Persen

Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo usai melakukan pertemuan tertutup dengan Ketua Umum dan Sekjen Partai Koalisi di Plataran Menteng, Jakarta, Kamis (18/4). (Foto: Putu Wahyu Rama/Rakyat Merdeka).
Klik untuk perbesar
Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo usai melakukan pertemuan tertutup dengan Ketua Umum dan Sekjen Partai Koalisi di Plataran Menteng, Jakarta, Kamis (18/4). (Foto: Putu Wahyu Rama/Rakyat Merdeka).

RMco.id  Rakyat Merdeka - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin merilis real count versi mereka di Pilpres 2019. Dari data yang masuk 55,8 persen, Jokowi-Ma'ruf disebut masih unggul.

“Terkait hasil real count kami pada pukul 14.33 WIB, perolehan suara itu 56,18 persen Jokowi-Ma'ruf, sementara Prabowo-Sandi memperoleh 43,82 persen, dan sudah 55,8 persen suara yang masuk dari 453.833 TPS,” ungkap Direktur Komunikasi Politik TKN Usman Kansong di Posko Cemara, Jalan Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (30/4).

Meski data yang masuk belum 100 persen, Usman meyakini tren suara Jokowi sudah cukup stabil di angka 56 persen.

Baca Juga : Sharapova Ketiban Durian Runtuh di Brisbane

Angka ini tidak akan jauh berubah dari data resmi KPU. Kalaupun berubah, tidak akan terlalu berdampak besar.

“Kalau kita lihat trennya, sejak awal sudah stabil sejak ini, 54, 55, 56, 57. Tapi 55, 56 angka sudah stabil, kalau kita lihat sama kan antara quick count, real count KPU dan TKN, saya kira ini nggak akan berubah, kalau pun berubah naik turunnya itu kurang dari 1 persen, misalnya 56 jadi 55 sekian misalnya,” ungkapnya.

Sekalipun sudah yakin menang, TKN meminta semua pihak menunggu hasil penghitungan resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang akan diumumkan pada 22 Mei 2019 mendatang.

Baca Juga : Erick Tohir Rombak Direksi Pelni

Pada kesempatan itu, Usman juga menyebut partai Koalisi Indonesia Kerja (KIK) akan menguasai parlemen. Dari hasil quick count beberapa lembaga survei, KIK mendapat angka keseluruhan 63,24 persen.

“Kalau partai-partai yang lolos PT, kita mencapai 55 persen lebih, artinya parlemen nanti akan dikuasai oleh KIK,” katanya.

Kekuatan KIK, sambung Usman, akan lebih kuat lagi jika partai koalisi Prabowo-Sandi bergabung dan bekerja sama dengan pemerintahan Jokowi nanti.

Baca Juga : Genjot BUMN Penyeberangan, ASDP Punya Dua Direktur Baru

“Apalagi kalau ada parpol yang tadinya dukung 02 itu menyeberang ke kita, itu sangat mungkin terjadi, maka kita akan semakin kuat di parlemen,” tutur Usman yang sepertinya menyinggung PAN.

Untuk diketahui, Ketua Umum partai matahari terbit itu, Zulkifli Hasan, datang ke Istana dan bertemu dengan Jokowi pekan lalu. Pertemuan ini memunculkan dugaan bahwa PAN hendak merapat ke kubu Jokowi-Ma’ruf. [OKT]