Ada Yang Ngotot Gelar Musdalub DKI

Muslim : Sabar, Tunggu Usai Munas Golkar Bulan Desember

Klik untuk perbesar
Wakil Sekretaris Bidang Hukum Partai Golkar DKI Jakarta Muslim Jaya Butar butar bersama Presiden Joko Widodo di Istana Bogor. (Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Desakan Musyawarah Daerah Luar Biasa (musdalub) Partai Golkar DKI Jakarta oleh segelintir elemen Partai Golkar sangat tidak berdasar dan tidak ada urgensi.

"Dengan alasan apapun, desakan musdalub itu tak berdasar dan tidak ada tingkat urgensinya. Apalagi hanya sekedar penurunan suara partai di DKI Jakarta," tutur Wakil Sekretaris Bidang Hukum Partai Golkar DKI Jakarta Muslim Jaya Butar butar, di Jakarta, Selasa (9/7/2019).

Menurutnya, Penurunan perolehan suara Golkar DKI Jakarta pada Pemilu Legislatif 2019, tidak dapat dibebankan hanya kepada ketua Plt Golkar DKI Jakarta Rizal Mallarangeng. "Karenakan masyarakat Jakarta  sangat rasional  dengan segala dinamikanya," katanya.

Muslim mengakui, perolehan kursi Golkar di DPRD Provinsi DKI Jakarta memang mengalami penurunan, dari 9 kursi menjadi 6 kursi.

Berita Terkait : Munas Golkar Tetap Digelar Desember

Menurutnya, banyak faktor yang menjadi penyebab penurunan suara partai Golkar DKI Jakarta. Salah satunya kata dia,  konsolidasi organisasi Partai tidak berjalan dengan baik di akar rumput tingkat RT dan RW.

"Kita harus akui kesalahan bersama kader atau pengurus Golkar secara keseluruhan. Kepemimpinan Rizal malaranggeng sebagai Plt  Ketua Golkar DKI Jakarta tidak bisa disalahkan secara personal penyebab turunnya suara partai Golkar DKI Jakarta," kata Muslim. 


Dukung Airlangga Hartarto

Muslim juga mengingatkan, pelaksanaan Musdalub dengan waktu yang sedemikian sempit tidaklah efektif.  Untuk itu kata dia, semua pihak harus bersabar menunggu pelaksaan munas Partai Golkar yang akan dilaksanakan bulan Desember 2019, guna memilih ketua umum yang baru. 

Berita Terkait : Pansus Wagub DKI Targetkan Bulan September Sudah ada Calon

"Siapapun ketum baru Golkar adalah putra terbaik Partai Golkar. Namun saat ini tentu kepemimpinan Bapak Airlangga Hartarto sangat  baik dan mampu merangkul semua faksi di Partai Golkar," kata Muslim.

Dia melihat, sosok Airlangga Hartarto adalah orang yang tepat untuk memimpin Golkar Kedepan. Setelah Munas Golkar, tentunya pelaksanan Musda (Musyawarah Daerah) Partai Golkar DKI Jakarta sekitar pertengahan Tahun 2020 .

 Ditegaskan, Musda Golkar DKI Jakarta adalah jalan terbaik untuk mencari pemimpin Golkar DKI yang definitif. Kata Muslim, tidak tertutup kemungkinan Golkar DKI Jakarta bakal mengajukan Rizal Mallarangeng sebagai Calon Gubernur DKI Jakarta Periode mendatang menggantikan Anis Bawesdan.

"Sosok beliau adalah politisi  berwawasan global dan cerdas, serta mempunyai jaringan yang kuat dalam pemerintahan serta partai politik."

Baca Juga : Petani Minta Kenaikan Cukai Rokok Ditunda

Menurut kandidat doktor ilmu hukum ini,  Rizal Malaranggeng adalah politisi yang beretika, tidak suka konfrontasi dan lebih memilih menyelesaikan masalah sesuai dengan fatsun organisasi. 


"Tinggal sekarang bagaimana beliau dibantu oleh kader-kader Golkar yang memahami aturan organisasi agar berjalan dengan baik," tutup Muslim. [FAZ]