Airlangga: Pesaing Bukan Musuh, Kampanye Tetap Jaga Toleransi

Klik untuk perbesar
Tampak Hadir para tokoh Golkar: Airlangga Hartarto (tengah berjaket putih), Aburizal Bakrie (keempat dari kanan) pada acara perayaan Natal Nasional 2018 di Sumatera Utara, Minggu (27/1). (Foto Twitter @Aburizal Bakrie).

RMco.id  Rakyat Merdeka - Partai Golkar berharap kampanye Pemilu menjunjung tinggi toleransi. Jangan menyampaikan atau menyebarkan informasi kebencian, permusuhan dan isu SARA. Ini bisa menimbulkan konflik di masyarakat.

"Kampanye menyapa, mendengar keluh-kesah rakyat dan menampung aspirasi rakyat merupakan cara kampanye terbaik. Membuat skala prioritas sesuai dengan kebutuhan rakyat dan mengimplementasikan setelah terpilih,” jelas Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Senin (28/1).

Berita Terkait : IA-CEPA Peluang Bagi Industri Kerek Ekspor

Menurut Airlangga, kegiatan kampanye saat ini merupakan potensi paling rawan dalam setiap proses pemilu. “Rakyat selaku pemegang kekuasaan tertinggi dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara tentunya menghendaki pemilu bermutu dan berjalan aman dan lancar. Tidak menimbulkan konflik dan permusuhan,” ujarnya.

Airlangga menegaskan, pesaing bukanlah musuh yang harus dihancurkan. “Tapi lawan yang harus dihormati dengan menempatkannya sebagai mitra dalam berdemokrasi,” papar Menteri Perindustrian ini.

Berita Terkait : Menperin Bidik Sejuta Tenaga Kerja Berkualitas

Soal target, Airlangga mengatakan, Partai Golkar menargetkan pada Pileg 2019 adalah menambah 19 kursi DPR. Pada Pileg 2014, Golkar meraih 91 kursi DPR. Dengan target penambahan 19 kursi itu berarti Golkar meraih 110 kursi DPR atau setara dengan 18 persen perolehan suara nasional.

Selain itu, bisa memenangkan pasangan Jokowi Widodo-KH Ma’ruf Amin di Pilpres 2019. “Bagi Partai Golkar dalam mengikuti pesta demokrasi 2019, tiada kata lain dan hanya satu kata, menang,” tegasnya.

Berita Terkait : Airlangga Pede Bisa Raih 110 Kursi DPR

Airlangga memerintahkan para kadernya di Fraksi Golkar DPR, DPRD dan DPRD Kabupaten/ Kota untuk memperjuangkan peningkatan status jalan-jalan di daerahnya menjadi jalan nasional.
 Selanjutnya 

RM Video