Dapil Provinsi Sulawesi Tenggara

Caleg ‘Kutu Loncat’ Sesumbar, PAN Ditinggal Istri Mantan Cagub

Klik untuk perbesar
Malkan Amin (kiri) caleg dari Partai Nasdem, Tina Nur Alam (tengah) caleg dari Partai Nasdem dan Ridwan Bae (kanan) caleg dari Partai Golkar.

RMco.id  Rakyat Merdeka - Jumlah kursi DPR untuk Dapil Sulawesi Tenggara (Sultra) bertambah. Dulu 4, sekarang 6. Di Dapil ini akan terjadi pertarungan sengit antara petahana dan kutu loncat atau caleg pindah partai. Data Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyebutkan, Dapil Sultra diikuti 83 caleg. Mereka akan memperebutkan kursi DPR di 17 wilayah. Antara lain, Konawe Utara, Kolaka, Kota Kendari, Konawe Selatan, Buton, Buton Utara, Buton Tengah, Buton Selatan, Wakatobi dan Muna. 

Sesuai keputusan DPR tahun 2017, kursi DPR untuk Dapil Sultra bertambah dua kursi. Total diperebutakan 6 kursi. Bosakah para caleg kutu loncat mengalahkan petahana di Dapil ini?  Partai Demokrasi Indoensia Perjuangan (PDIP) menurunkan Muhammad Oheo Sinapoy. Dia adalah kutu loncat karena pada Pileg 2009 terpilih jadi anggota DPR dari Partai Golkar. Oheo Sinapoy memutuskan pindah ke PDIP pada 2018. Dalihnya,sudah tak sejalan dengan partai beringin.Selain Oheo, PDIP menambah amunisi dengan menurunkan mantan Bupati Wakatobi dua priode, Ir Hugua. 

Pada Pilgub 2018, Hugua sempat diusung PDIP sebagai calon Wagub Sultra berpasangan dengan Asrun. Pasangan ini kalah dari pasangan Ali Mazi Lukman Abunawas usungan Golkar dan Nasdem. Partai Nasdem tidak mau kalah. Partai besutan Surya Paloh ini menurunkan Komando Pemenangan Pemilu Partai Nasdem Wilayah Sulawesi, Malkan Amin. Dia juga bisa dibilang kutu loncat karena pada Pileg 1999, 2004 dan 2009 pernah terpilih sebagai anggota DPR dari Golkar. Malkan Amin memutuskan pindah ke Partai Nasdem pada 2013 bersama politisi Mamat Rahayu Abdullah.

Selain Malkan Amin, Nasdem menurunkan kutu loncat lainnya, Tina Nur Alam, istri mantan Gubernur Sultra Nur Alam. Pada Pileg 2014-2019 Tina tepilih sebagai anggota DPR dari PAN. PPP juga bermanuver dengan menurnkan mantan Bupati Buton dua priode, H LM Sjafei Kahar. Pada Pilkada 2018, Sjafei pernah jadi calon Wagub Sultra menemani Rusda Mahmud.
 Selanjutnya 

RM Video