Dapil II Provinsi Nusa Tenggara Barat

Eks Menteri, Mantan Tim Mawar Dan Petahana Adu Kuat

Klik untuk perbesar
Helmy Faishal Zaini (kiri) caleg dari PKB, Bambang Kristiono (tengah) caleg dari Partai Gerindra dan Ficky Rhoma Irama (kanan) caleg dari Partai Amanat Nasional (PAN).

RMco.id  Rakyat Merdeka - Dapil Nusa Tenggara Barat (NTB) dipecah menjadi dua. Gelanggang pertarungan pun makin kecil, namun ketat. Petahana dapat perlawanan dari mantan menteri, putra Raja Dangdut Rhoma Irama, dan eks Komandan Tim Mawar. Dipeecahnya Dapil NTB jadi dua buah adalah amanat Undang-undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Pertimbangannya, alokasi kursi untuk Dapil NTB urgent sehingga ditambah. Awalnya 10 kursi, sekarang 11 kursi. Pada 2018, KPU memutuskan Dapil II NTB meliputi Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara dan Kota mataram. Jatah kursi di Dapil II NTB adalah 8 kursi. Beda dengan Dapil I NTB, cuma 3 kursi.

Baca Juga : Tunjukkan Eksistensi sebagai Negara Maritim, Indonesia Berpartisipasi di OOC 2019

Dipecahnya Dapil NTB membuat gelanggang pertarungan, khususnya di Dapil II NTB makin ketat. Berdasarkan data KPU, ada 117 caleg di Dapil II NTB. Partai politikpun bermanuver. PKB misalnya, menurunkan petahana yang juga mantan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Helmy Faishal Zaini. Partai Cak Imin ini menjagokan Ketua DPW PKB NTB, Lalu Akram Wirahadi.

Partai Gerindra tidak mau kalah. Partai Kepala Garuda ini menurunkan petahana Willgo Zainar. Partai besutan Prabowo Subianto juga mendapuk mantan Komandan Tim Mawar Mayor (Inf) Bambang Kristiono.

Baca Juga : Menhub Pastikan Pembangunan Infrastruktur Bermanfaat Bagi Masyarakat

Berdasarkan catatan Pengadilan Militer II DKI Jakarta, Bambang diketahui sempat dipidana pen￾jara 1 tahun 10 bulan. Saat ini, Bambang didapuk Partai Gerindra sebagai Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD) Partai Gerindra. Partai penguasa, PDIP ikut bermanuver dengan menurunkan petahana Rachmat Hidayat dan pejuang kemanusian asal NTB Dr Weni Astuti Achwan.
 Selanjutnya