DPD Dapil Provinsi Lampung

Kans Terpilih Calon Dari Partai Politik Lebih Besar

Klik untuk perbesar
Alzier Dianis Thabranie (kiri) dari DPD, Anang Prihantono (tengah) dari Pertahanan dan Andi Surya (kanan) dari Pertahana.

RMco.id  Rakyat Merdeka - Perebutan empat kursi Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Provinsi Lampung diprediksi seru. Pasalnya, mantan Gubernur dan eks Bupati ikut bersaing hadapai petahana.Dari 25 calon anggota DPD, hanya tiga petahana kembali maju. Yakni Abdul Aziz Adyas, Anang Prihantono dan Andi Surya. Sementara, satu petahana, Syarif tidak masuk dalam daftar caleg tetap (DCT). 

Petahana Anang Prihantono dikenal sebagai senator Caping Gunung. Dia terpilih sebagai senator Provinsi Lampung pada Pileg 2014 dengan 54.6287 suara. Sebelum bergabung dengan DPD, Anang aktif sebagai Ketua Umum Sertani (Serikat Tani Indonesia). 

Berita Terkait : 5 Provinsi Paling Timur Akan Wakili Indonesia di Pacific Exposition 2019

Petahana Andi Surya memperolehan 295.910 suara pada Pileg 2014. Sebelum jadi anggota DPD, Andi pernah menjabat Ketua DPD Hanura Lampung dan anggota DPRD Lampung. Petahana lainnya, Abdul Aziz Adyas merupakan anggota PAW dari Provinsi Lampung menggantikan Ahmad Jajuli. 


Meski tahun ini tiga petahana disebut-sebut berpeluang besar kembali meraih kursi DPD, tapi mereka mendapat lawan berat dari pendatang baru. Beberapa nama tenar bakal menjadi lawan incumbent. Yakni mantan Gubernur Lampung Alzier Dianis Thabranie dan eks Bupati Waykanan yang juga politisi PDI Perjuangan, Bustami Zainudin.

Berita Terkait : Lawan Tak Seimbang, Pertarungan Tak Menarik

Alzier adalah mantan Ketua Dewan Pertimbangan DPD Partai Golkar Lampung dan mantan Gubernur Lampung periode 2002-2007. Alzier merupakan ayah dari anggota DPRasal Lampung, Dwie Aroem Hadiatie Petahana juga akan menghadapi mantan calon Walikota Metro 2015 dan mantan anggota DPR, Abdul Hakim. 
 Selanjutnya 

RM Video