Cegah Serangan Fajar

Bawaslu Bakal Patroli Di Masa Tenang

Klik untuk perbesar
Komisioner Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo. (Foto: Dok. Bawaslu).

RMco.id  Rakyat Merdeka - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bakal memperketat pengawasan di masa tenang pemilu dengan cara berpatroli. Tindakan ini diambil untuk menghindari munculnya serangan fajar, money politics alias praktik politik uang.

Komisioner Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo mengungkapkan, lembaganya akan melakukan pengawasan di daerah-daerah saat masa tenang. Pasalnya, masa tenang rawan dimanfaatkan oknum tak bertanggung jawab untuk membeli suara dengan cara memberi uang atau barang.

Berita Terkait : Pantau Siaran TV, Bawaslu Tak Temukan Pelanggaran Pemilu Dalam Aksi 212

“Politik uang terjadi saat memasuki tahapan minggu tenang. Ini memang jadi kerawanan dan antisipasi Bawaslu. Kami sudah mendesain beberapa kegiatan yang mengarah kepada pencegahan politik uang,” ujar Ratna di Gedung Bawaslu, Jakarta, Jum'at (8/3).

Ratna membeberkan, salah satu strategi pencegahan adalah melakukan patroli pengawasan. Strategi ini sudah pernah diterapkan pada Pilkada 2018 dan mendapatkan apresiasi dari masyarakat.

Baca Juga : Harga Sembako Stabil Ibadah Pun Jadi Tenang

“Salah satu akan dilakukan, seperti yang sudah kami lakukan pada pilkada serentak 2018 yaitu melakukan patroli pengawasan pada hari tenang,” ujarnya.

Soal penindakannya, lanjut Ratna, Bawaslu siap berikan sanksi paling tegas. Punishmentnya tidak hanya akan diberlakukan kepada oknum di lapangan, tapi hingga ke dalangnya. Pasalnya, Undang-undang 7 Tahun 2017 tentang Pemilu sudah mengatur siapa saja bisa ditindak jika melakukan politik uang.
 Selanjutnya 

RM Video