DPD Provinsi Nusa Tenggara Barat

Tak Ada Lawan Tangguh, Juara Bertahan Bisa Menang Mudah

Klik untuk perbesar
Farouk Muhammad (kiri) dari DPD, Baiq Diyah Ayu Ganefi (tengah) dari Pertahana dan TGH Ibnu Halil (kanan) dari DPD

RMco.id  Rakyat Merdeka - Komposisi calon anggota DPD dari Dapil Nusa Tenggara Barat (NTB) tidak terlalu kompetitif. Petahana bisa menang mudah karena tidak dapat lawan tangguh.

Sesuai data KPU per Desember 2018, total ada 27 calon senator. Padahal awalnya, ada 34 calon yang mendaftar. Seperti biasa, dari puluhan kandidat, lagi-lagi petahana jadi jagoan. Adalah Baiq Diyah Ayu Ganefi, Lalu Suhaimi Ismy, Farouk Muhammad dan Robiatul Adawiyah.

Berita Terkait : Dua Kursi Kosong Senator NTT Jadi Rebutan

Keempat juara bertahan ini cukup diuntungkan. Sebab tidak banyak lawan punya pengaruh besar. Perjalanan mereka untuk duduk kembali di Senayan sangat terbuka lebar. Mewakili pentantang dari kalangan akademisi misalnya, hanya ada nama Ely Solikhin, TGH Ibnu Halil dan Marwan Hakim. Ketiganya, dosen di sejumlah univeritsas NTB.

Dari ketiganya, satu-satunya kalangan akademisi cukup dikenal hanya Ely Solikhin. Maklum dia pernah menjabat Wakil Ketua DPD Gerindra NTB periode 2012-2014 dan Sekretaris DPW Partai Berkarya NTB periode 2016-2017. 

Berita Terkait : Pendatang Baru Sulit Singkirkan Juara Bertahan

Dari kalangan mantanpolitisi, ada Haifa Akbar dan Mudahan Hazdie. Keduanya pengurus partai politik wilayah NTB. Haifa diketahui pernah menjabat Wakil Sekretaris DPW PAN NTB periode 2015-2018. Sementara, Hazdie, Ketua DPD Partai Hanura NTB Periode 2010-2020. 
 Selanjutnya 

RM Video