Serukan Pendukungnya Tidak Demo

Meski Sudah Terlambat, Tapi Prabowo Insyaf

Klik untuk perbesar

RMco.id  Rakyat Merdeka - Sikap Prabowo Subianto melarang para pendukungnya demo saat gugatan Pilpres disidangkan di Mahkamah Konstitusi (MK), menuai pujian. Meski imbauan itu terlambat, Prabowo dianggap sudah insaf karena tidak memilih aksi massa menyikapi kekalahannya.

Larangan Prabowo itu disampaikan dalam sebuah video berdurasi 5 menit 44 detik, yang diunggah di akun Facebook miliknya, Selasa (11/6) malam. Dalam video itu, Prabowo mengawali pidatonya dengan mengucapkan Selamat Idul Fitri. Setelah itu, Prabowo menyampaikan bahwa dirinya dan Sandiago Uno telah memutuskan menyerahkan persoalan Pilpres melalui jalur konstitusional.

Berita Terkait : Prabowo di Ambang Gigit Jari

Dari awal, ia sudah menyerukan kepada pendukungnya untuk melakukan aksi-aksi damai dan konstitusional, serta menghindari kekerasan. “Kami sama sekali tidak ingin ada kerusuhan apa pun di negara ini,” ucapnya.

Terkait akan dimulainya persidangan sengketa Pilpres di MK, Prabowo mengimbau para pendukungnya selalu tenang, sejuk, dan damai. Serta menjaga semangat persaudaraan dan kekeluargaan. Karena itu, ia memohon ke pendukungnya, untuk tidak perlu berbondong-bondong hadir ke Gedung MK di hari-hari mendatang. Ia meminta pendukungnya mempercayakan urusan di MK, kepada tim hukum yang sudah dibentuk. Ia berjanji akan memikirkan dan melakukan yang ter- baik untuk rakyat.

Berita Terkait : Kasihan, Posisi Prabowo Cuma Jadi Bahan Tebakan


“Saudara-saudara sekalian, saya mohon sami’na waatha’na (dengarkan dan laksanakan),” ucapnya. Prabowo mempersilakan pendukungnya mengirim delegasi untuk menemani tim hukum. Tapi, tidak perlu berbondong-bondong dalam jumlah besar. Tujuannya, menghindari fitnah, provokator, dan yang lainnya.

“Itu permohonan saya dan kita percayakan kepada hakim-hakim tersebut. Apa pun keputusannya, kita sikapi dengan dewasa, dengan tenang, dengan berpikir selalu kepentingan bangsa dan negara. Itu sikap kami, permohonan kami,” tegasnya.

Berita Terkait : Oposisi Atau Koalisi, Prabowo Dengerin Emak-emak

Imbauan serupa disampaikan Sandiaga Uno. Dia meminta pendukungnya tidak berdemo di MK. “Tinggal di rumah saja. Tidak perlu bondong-bondong datang ke MK,” kata Sandi, usai menemui Prabowo, Selasa (11/6) malam.

Imbauan Prabowo ini mendapat apresiasi dari kubu 01. Ketua Harian TKN Moeldoko menyebut, sikap Prabowo tersebut sangat bijaksana. “Itu imbauan yang bagus,” kata Moeldoko, di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (12/6). Moeldoko berharap, para pendukung Prabowo mendengarkan imbauan capres jagoannya itu. Jangan sampai di kiri-kanan Prabowo mengembangkan pemikiran yang berbeda. “Jangan satu sisi ke MK, satu sisi masih saja di jalanan. Nah itu nggak benar,” ucapnya.
 Selanjutnya 

RM Video