Jelang Sidang Putusan MK, Mahfud MD Imbau Semua Pihak Agar Menahan Diri

Klik untuk perbesar
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD (Foto: Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Jelang sidang putusan sengketa Pilpres atau Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) Jakarta, Kamis (27/6) pukul 12.30 WIB, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD mengimbau semua pihak agar menahan diri dan berhati-hati.

Jangan sampai, muncul masalah baru yang mengancam keutuhan bangsa.

Berita Terkait : Soal Papua, Mahfud Cs Minta Aparat Tindak Tegas Pemicu & Pelaku Kerusuhan

"Vonis MK langsung mengikat, tak bisa dilawan. Jangan sampai timbul masalah baru, dengan tindakan-tindakan yang destruktif dari pihak mana pun. Menjaga Indonesia adalah menegakkan supremasi hukum," ujar Mahfud melalui akun Twitter-nya, @mohmahfudmd, Kamis (27/6).


Mahfud mengingatkan, apa pun putusan hakim, pasti tidak bisa memuaskan semuanya. Sering terjadi, yang menang memuji hakim. Yang kalah, mencerca hakim dengan berbagai tuduhan.

Berita Terkait : Bamsoet: Semua Pihak di Papua Harus Bisa Menahan Diri

"Yang pasti, kalau dalam menjalankan tugasnya melakukan korupsi dan berkolusi, maka hakim sekali pun bisa dipenjarakan. Banyak hakim dipenjara, kan?" cetusnya.

Ia menegaskan, Indonesia dibangun sebagai negara demokrasi. Di dalam kehidupan demokrasi yang masyarakatnya majemuk, perbedaan adalah hal yang lumrah. Termasuk, perbedaan dalam hal pilihan politik.

Berita Terkait : Jokowi: Mari Kita Kuatkan Persatuan

"Jika ada perselisihan karena perbedaan, maka penyelesaiannya adalah hukum. Itulah hubungan antara demokrasi dan hukum. Itu pula perlunya supremasi hukum," tandasnya. [HES]