Cawapres Terpilih KH Maruf Amin: Jangan Ada Friksi Yang Membuat Bangsa Kita Terpecah

Presiden dan Wakil Presiden Terpilih, Jokowi-Maruf, saat memberikan pernyataan pasca putusan MK soal sengketa Pilpres 2019, yang menolak seluruh gugatan kubu Prabowo-Sandi, di Lanud Halim Perdanakusuma, Kamis (27/6). (Foto: Antara)
Klik untuk perbesar
Presiden dan Wakil Presiden Terpilih, Jokowi-Maruf, saat memberikan pernyataan pasca putusan MK soal sengketa Pilpres 2019, yang menolak seluruh gugatan kubu Prabowo-Sandi, di Lanud Halim Perdanakusuma, Kamis (27/6). (Foto: Antara)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Cawapres terpilih KH Ma’ruf Amin mengajak seluruh kalangan untuk menyikapi hasil putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal sengketa Pilpres 2019, dengan kembali pada keutuhan bangsa. Dengan begitu, tak ada lagi friksi yang membuat bangsa ini terpecah-belah.

"Kita sikapi dengan mengutuhkan kita sebagai bangsa. Tidak ada lagi friksi. Kita semua satu. Kita adalah Indonesia," ujar Ma'ruf saat mendampingi Jokowi, memberikan keterangan pers dalam menanggapi hasil putusan MK soal sengketa Pilpres 2019 di Lanud Halim Perdana Kusuma Jakarta, Kamis (27/6) malam.

Baca Juga : Libur Tahun Baru 2020, Penumpang Kereta Api Naik 4 Persen

Ma’ruf juga menegaskan, pentingnya persatuan dan kesatuan dalam mewujudkan cita-cita proklamasi dan para pendiri bangsa dalam menyejahterakan bangsa. "Mari kita bahu-membahu, mulai malam ini dengan ucapan bismillahirahmanirrahim, kita bersama-sama membangun negeri untuk kebaikan bangsa semua," tuturnya.

"Mohon doa dan dukungan, pengertian, dan kesiapan kita seluruh bangsa untuk memajukan dan menyejahterakan bangsa Indonesia," imbuh Ma’ruf.

Baca Juga : Puncak Arus Mudik Tahun Baru 2020 Diprediksi Terjadi Hari Ini

Dalam kesempatan tersebut, Ma'ruf juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak karena proses Pileg dan Pilpres 2019 terlaksana secara jujur dan adil. "Proses Pileg dan Pilpres telah berakhir melalui putusan MK sebagai upaya untuk menyelesaikan secara final," pungkasnya. [HES]

 

Baca Juga : Dua Pelaku Teror Novel Baswedan Digiring ke Bareskrim Polri