Jika Gerindra Gabung, PKB Mau Kerjasama Cukup di Legislatif

Klik untuk perbesar
Ketua DPP PKB Abdul Kadir Karding. (Foto: Istimewa).

RMco.id  Rakyat Merdeka - Penambahan partai di tubuh koalisi petahana belum terlihat. Meski begitu, semua menye rahkan kepada Presiden Jokowi untuk memilih partai yang layak bergabung. Isu yang sudah beredar, beberapa partai oposisi berniat bergabung ke pemerintah. Salah satunya Partai Gerindra. Ketum Gerindra Prabowo Subianto sudah bertemu dengan Jokowi serta Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. 

PKB sebagai partai pengusung Jokowi memberikan catatan jika kelak Gerindra bergabung. “Kalau pandangan saya, bisa saja ada kebersamaan dengan Partai Gerindra. Tapi kebersamaannya terbatas, mungkin hanya di legislatif, dalam hal ini di DPR atau MPR,” kata Ketua DPP PKB Abdul Kadir Karding, kemarin. 

Berita Terkait : Rekernas Gerindra Diundur, Keputusan Arah Partai di Tangan Prabowo

Menurut Karding, ini gambaran dari koalisi terbatas. Gerindra tidak mendapatkan tambahan seperti porsi di kabinet. Ini konsekuensi yang seharusnya bisa dipahami.


“Tentu kalau kebersamaannya terbatas hanya di legislatif, atur pola kebersamaannya. PR (pekerjaan rumah) sendiri, tidak mudah secara teknis,” sebut Karding. 

Berita Terkait : Gerindra 60 Persen Condong Gabung ke Koalisi

Sampai sejauh ini, pandangan yang disampaikan hanya syarat pribadi saja. Tapi, jika keputusan ke depan akan menerima Gerindra di kabinet dan parlemen, Karding akan menghormati. Dia mengaku, hingga kini pembahasan soal masuknya tambahan anggota belum dibahas secara formal.

“Sekali lagi belum ada pembahasan secara formal soal sikap politik dari semua partai. Belum ada arahan konkret dari Pak Jokowi. Yang kita bicarakan sekarang masih spekulasispekulasi atau asumsi,” ujar mantan Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf ini. 

Berita Terkait : Minta Tambah Kursi Menteri, PKB Paling Agresif

Soal penambahan anggota memang masih simpang siur. Misalnya saja dari oposisi ter dapat Gerindra, PAN dan Partai Demokrat, yang memberikan sinyal bergabung ke petahana. 


Namun, manuver dari Prabowo disebutkan yang paling mendekat ke petahana. “Saya berani menyampaikan terbuka kemungkinan Partai Gerindra bergabung dalam pemerintahan,” tutur Wakil Ketua Umum Gerindra Ferry Juliantono di Jakarta Pusat, Sabtu (27/7). [MHS]

RM Video