Gerindra Sambut Baik Rencana Pertemuan SBY-Jokowi

Klik untuk perbesar
Presiden Jokowi (kiri) saat menjenguk almarhum Ibu Ani Yudhoyono saat dirawat di Singapura berbincang dengan Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, beberapa waktu lalu. (Foto: Istimewa).

RMco.id  Rakyat Merdeka - Pertemuan antartokoh usai Pilpres 2019 bakal berlanjut. Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berencana bertemu dengan Presiden Jokowi. Pertemuan tersebut disambut baik positif Partai Gerindra.

Wakil Sekjen Partai Gerindra, Andre Rosiade mengatakan, memang harus banyak pertemuan antartokoh usai pesta demokrasi. Karena akan memberikan dampak baik bagi masyarakat.

“Bagus dong kalau akan ada pertemuan tokoh-tokoh bangsa seperti Pak SBY dengan Pak Jokowi. Bagus bagi bangsa kalau tokoh-tokoh bangsa bertemu, bersilaturahmi tentu harapannya ke depan Indonesia semakin guyub,” kata Andre.

Berita Terkait : Posisi dan Jabatan Sandi Bakal Ditentukan Prabowo

Rencananya, pertemuan itu bakal digelar Agustus mendatang. Partai Demokrat dikabarkan juga saat ini belum menentukan pilihan politik ke depan.


Andre tidak mengetahui mantan rekankoalisinya jika agenda antara Jokowi dengan SBY membahas soal koalisi.

“Itu hak sepenuhnya Partai Demokrat. Kami ten tu tidak boleh mengomentari karena setiap partai punya independensi masing-masing,” tegas Andre.

Berita Terkait : Sekjen KLHK Terima Lencana Melati Pramuka dari Presiden Jokowi

Mantan Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi ini tidak ingin menjadi sosok yang ikut campur dalam internal partai lain.

Sementara, Jokowi belum mengetahui pasti rencana bertemu dengan SBY. “Belum ada rencana (pertemuan). Tapi ketemu dengan siapapun itu penting karena membangun silaturahmi,” ujar Jokowi.

Sebelumnya, perihal pertemuan antara SBY dengan Jokowi dibocorkan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan.

Berita Terkait : Gerindra Akan Tawarkan Konsep Dukung Pemerintah Atau Oposisi


Pertemuan itu diagendakan untuk merajut kembali persatuan bangsa. “Diyakini akan dilakukan dalam waktu yang tidak lama lagi, katakanlah awal Agustus 2019, ” katanya. [MHS]