Soal Kondisi Politik Saat Ini, Relawan Dukung Penuh Keputusan Jokowi

Relawan Jokowi, Andi Gani Nena Wea bersama relawan lainnya bertemu dengan Presiden Jokowi. (Foto: ist)
Klik untuk perbesar
Relawan Jokowi, Andi Gani Nena Wea bersama relawan lainnya bertemu dengan Presiden Jokowi. (Foto: ist)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Sejumlah tokoh pendukung dan relawan bertemu Presiden Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (27/9). Mereka di antaranya Kris Budiharjo, Andi Gani Nena Wea, Budi Arie Setiadi, Mustar dan beberapa tokoh lainnya.

Tokoh-tokoh yang bertemu kali ini merupakan pendukung setia Presiden Jokowi. Pertemuan ini berlangsung secara tertutup. Belum diketahui apa yang menjadi pembicaraan di antara Presiden dan para tokoh ini.

Berita Terkait : Kemenpora Konsolidasikan Relawan Pemuda Bantu Korban Banjir

Ditemui usai pertemuan, Andi Gani Nena Wea menolak berkomentar banyak. Andi Gani menegaskan, pertemuan dengan Presiden Jokowi hanya silaturahmi. "Intinya silaturahmi dan kami menyampaikan dukungan penuh kepada Presiden Jokowi dalam mengambil keputusan apapun untuk kebaikan negeri ini," katanya.

Andi Gani meminta kepada seluruh pendukung Jokowi untuk tetap tenang dan memantau situasi perkembangan politik Tanah Air. Jangan termakan provokasi apalagi sampai larut dalam berita hoaks.

Berita Terkait : Soal Rencana Ekspor Benih Lobster, Ini Kata Presiden Jokowi

Andi Gani juga menegaskan, menolak kegiatan-kegiatan inkonstitusional yang berupaya memecah belah persatuan Indonesia. Andi Gani mengingatkan agar tak ada pihak yang memanfaatkan gelombang aksi unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa.

Menurutnya, sebagai mahasiswa memang sudah selayaknya harus kritis terhadap setiap kebijakan yang diambil pemerintah maupun DPR.

Baca Juga : TVRI, Buaya, dan Bola

Sebelumnya, Presiden Jokowi juga melakukan pertemuan dengan sejumlah tokoh masyarakat dan budayawan, Kamis (26/9). Pertemuan membahas sejumlah isu di antaranya kebakaran hutan dan konflik yang terjadi di Wamena, Papua. Tidak hanya itu, penolakan terhadap sejumlah Rancangan Undang Undang (RUU) dan UU juga jadi pembicaraan. RUU yang menjadi kontroversi adalah RUU KUHP dan UU KPK yang memancing demonstrasi.

Di depan tokoh nasional, Jokowi menegaskan komitmennya dalam demokrasi. "Jangan sampai bapak ibu sekalian ada yang meragukan komitmen saya mengenai ini," tegasnya.[KPJ]