Di HUT PDIP, Jokowi Sopirnya, Mega Penumpang

Klik untuk perbesar
Presiden Jokowi, menyopiri Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Menko PMK Puan Maharani, Wapres keenam Try Sutrisno, dan Cawapres KH Maruf Amin. (Foto: merdeka.com)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Ada kejadian unik dalam perayaan HUT Ke-46 PDIP di JI-Expo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (10/1). Presiden Jokowi dan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri datang ke lokasi menumpang mobil golf. Jokowi sopirnya. Mega penumpangnya.

Di atas panggung, Mega membakar semangat kader PDIP memenangkan Jokowi. PDIP menggelar hajatan besar. Merayakan HUT Ke-46 sekaligus menggelar Rakornas. Acaranya megah dan meriah. Presiden Jokowi, Wapres Jusuf Kalla, dan sejumlah menteri hadir ke acara ini. Hadir juga tokoh politik seperti Ketua MPR Zulkifli Hasan.

Jokowi tiba di lokasi sekitar pukul 10 pagi. Kehadirannya langsung mencuri perhatian kader PDIP yang hadir. Apalagi, Jokowi datang ke Gedung Hall B tempat acara dengan menumpang mobil golf bersama Mega. Jokowi sendiri yang jadi sopirnya.

Mantan Walikota Solo ini tampil necis mengenakan kemeja lengan panjang warna merah. Duduk di sampingnya adalah Megawati Soekarnoputri. Mobil golf ini memuat 6 penumpang. Di belakang Jokowi, duduk Ma'ruf Amin dan belakangnya lagi Menko PMK Puan Maharani.

Sementara di belakang Mega, duduk Wapres JK. Di belakangnya lagi, duduk Try Soetrisno. Kedatangan mobil golf ini mendapat pengawalan dari paspampres yang berseragam polo t-shirt warna hijau.

Megawati yang berada di samping Jokowi, melambaikan tangan dan memberi senyuman kepada kader-kader yang menyambut kedatangannya. Saat memberikan sambutan, Mega menceritakan pembicaraannya dengan Jokowi  saat menumpang mobil golf.

Saat itu, Jokowi tanya jumlah peserta yang hadir di acara. Dari laporan disebutkan, yang hadir berjumlah 6 ribu pengurus PDIP dari Pengurus Cabang dan Anak Cabang. Jokowi juga mempertanyakan alasan kenapa pengurus ranting dan anak ranting tidak diundang ke acara ini.

Mendengar pertanyaan itu, Mega tertawa. Dia bilang, sebenarnya ingin mengundang. Karena menurutnya tidak ada kader yang kedudukannya lebih tinggi dari yang lain. Namun, urung dilakukan karena tidak ada tempat yang cukup untuk menampung peserta.

"Saya ketawa, tidak ada lapangan yang bisa memenuhi kalau sampai tingkat anak ranting. Kali dua saja, kami mempunyai sekitar 3 juta Pak," kata Mega. Mega mengatakan, partainya bukanlah partai yang asal mengambil kader partai lain untuk bisa memenangkan pemilu.

Mega tak ingin partainya asal mengambil kader, demi mendongkrak elektabilitas partai ataupun asal lolos parliamentary threshold. PDIP tak ingin memiliki kader karbitan. Dia menginginkan kader PDIP memiliki ideologis yang selalu memegang teguh Pancasila.

Mega lantas membakar semangat kader untuk memenangkan Jokowi di Pilpres nanti. Dia menanyakan kesiapan para kader. "Kalian siap? Pantang mundur? Yakin? Pak Jokowi jadi lagi? Haqqul yakin?," tanya Megawati. "Yakin," jawab hadirin serempak. [BCG]

RM Video