Projo: Ini Momentum Bersatunya Intelektual & Gerakan Rakyat

Plaza GBK "Dikuningkan" Pendukung Jokowi

Klik untuk perbesar
Jokowi berada di tengah ribuan alumni perguruan tinggi ternama, yang menguningkan Plaza Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, Sabtu (12/1) siang. (Foto: Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Ribuan alumni perguruan tinggi ternama Indonesia “menguningkan" Plaza Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (12/1). Suasana Plaza GBK siang hari itu penuh sesak. Deklarasi mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin dihadiri lebih dari 12.000 alumni perguruan tinggi.

Bukan hanya dari UI, tapi juga alumni dari berbagai perguruan tinggi seluruh Indonesia, antara lain UGM, ITB, ITS, IPB, UNS, Unair, Undip, Unpad, Parahyangan, Trisakti, Atmajaya dan lainnya. Selain itu, juga hadir elemen rakyat dari berbagai komunitas dan pendukung militan Jokowi. Banyak sekali pendukung Jokowi yang memposting foto dan video acara tersebut. Melihatnya saja bikin gemetar sekaligus terharu.

Alumni berbagai perguruan tinggi seluruh Indonesia tampak memadati area Plaza Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, Sabtu (12/1). Massa tampak "menguningkan" Plaza GBK. (Foto: Istimewa)

Jokowi datang ke Plaza GBK sambil gowes. Berkemeja dan helm warna putih, Jokowi naik sepeda mengelilingi sebagian area GBK lalu masuk ke panggung. Sepeda yang digowes Jokowi terbuat dari bambu, dinamai Gowesmulyo, hasil karya Singgih Susilo Kartono, pengrajin Temanggung.

Jokowi, dalam pidatonya menyampaikan pesan optimisme. Kalimat ajakan untuk optimis itu diulang sampai tiga kali. "Kita harus optimis, kita harus optimis, kita harus optimis, jangan sampai ada pesimisme di antara kita. Jangan sampai ada yang bilang Indonesia bubar, nggak ada! Jangan sampai ada yang bilang Indonesia punah, tidak ada! Tidak ada, tidak ada, saya katakan tidak ada," ujar Jokowi.

"Sesulit apa pun rintangan itu, sesulit apa pun rintangan itu, sesulit apa pun hambatan itu, kita harus bersama-sama membangun negara ini!" katanya.

Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi mengatakan, gerakan 12 Januari ini bukan sekadar Deklarasi Dukungan dari alumni UI, tapi juga sebuah gerakan perjuangan rakyat untuk perubahan Indonesia menjadi lebih optimis dan maju.

"Gerakan ini momentum bersatunya kaum intelektual dengan rakyat, " ujar Budi Arie. Sebagai mantan aktivis mahasiswa UI, Budi Arie menilai, deklarasi ini jadi bukti kaum cerdas dan terdidik sangat peduli pada kemajuan bangsa dan peduli pada nasib rakyat.

“Hanya Jokowi yang jelas memberi harapan pasti. Hanya pemimpin sejati yang sanggup menyatukan energi rakyat dengan kaum terdidik dan membangun optimisme,” papar Budi yang juga mantan aktivis 98 UI itu. [HES]

RM Video