Kita Santri Kiai Ma’ruf Amin Kita Sama Garap Ponpes Pulau Jawa

Klik untuk perbesar
M Khusen Yusuf (tengah) bersama para santri Kita Sama, mendukung sepenuhnya kemenangan Jokowi-Maruf Amin. (Foto: Twitter @kita sama)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Deklarasi pada September, relawan Kita Santri Kiai Ma’ruf Amin atau disingkat Kita Sama belum mulai kampanye. Hingga saat ini mereka masih sibuk konsolidasi kepengurusan.
Kita Sama merupakan relawan merupakan wadah santri menyalurkan aspirasi politiknya. Tak heran, hampir 100 persen anggota dari Kita Sama ini adalah para santri. Baik yang masih belajar maupun sudah menjadi alumni.

“Relawan ini bergerak secara nasional. Meskipun deklarasi awalnya di Malang tapi di beberapa daerah lain responnya sangat bagus. Terutama di jawa timur,” kata Inisiator Kita Sama M Khusen Yusuf kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Saat ini, Kita Sama sedang fokus persiapan garap pemenangan di wilayah Banten dan Jawa Barat. Setelah konsolidasi pada dua wilayah itu selesai, mereka langsung mulai bekerja.
“Kami menilai semua daerah itu penting digarap. Ini bagian dari tahapan konsolidasi saja, untuk merapihkan semua simpul dan jejaring. Setelah itu bergeser ke daerah lain, Jateng dan Jatim, dan seterusnya,” paparnya.

Khusen menyebut, kehadiran relawannya itu untuk konsolidasikan kekuatan santri dan alumni pondok pesantren di berbagai daerah. Tentunya, pondok pesantren yang miliki kesamaan visi, semangat perjuangan dalam mengawal para Kiainya. Sebab, kekuatan santri di Indonesia sangat besar.

“Ini yang ingin kami konsolidasikan. Mayoritas pondok pesantren, hampir semua santri, pernah ngaji Kitab Nashaihul Ibad karya Syekh Nawawi Al-Bantani, leluhur Ma’ruf Amin,” ujarnya.
Sebagai santri, pihaknya tentu tidak bisa membiarkan Kiai Ma’ruf berjuang sendirian. Pihaknya siap untuk memperjuangkan dan menyebarkan visi Kiai tentang Indonesia yang lebih baik.

“Kami meyakini, Ikhtiar Kiai Ma’ruf Amin tidak untuk pribadi beliau, tetapi untuk Indonesia, untuk masa depan generasi bangsa. Jadi, sudah sewajarnya yang muda-muda ini ikut mem¬perjuangkannya,” urainya.

Khusen membeberkan, ada dua model kampanye yang digunakan oleh Kita Sama. Pertama kampanye udara, melalui berbagai saluran media, baik media konvensional maupun sosial media. Kampanye ini bertujuan untuk menyebarkan visi misi Ma’ruf. Sehingga lebih memahami pemikiran brilian beliau.
Kampanye ini, sambungnya juga bertujuan untuk melawan hoaks, ujaran kebencian dan kampanye hitam. Lawan hoaks dengan kampanye bijak. Lawan ujaran kebencian dengan kampanye positif.

Kedua, kampanye darat. Langkah ini dilakukan dengan mengkonsolidir kekuatan-kekuatan kultural santri yang relatif tersebar merata di berbagai daerah. Khusen yakin setiap kecamatan, bahkan setiap desa, terutama di Pulau Jawa, ada tokoh lokal yang memiliki latar belakang alumni pondok pesantren. “Inilah yang hendak kami sowani dan ajak untuk turut berjuang bersama Kiai Ma’ruf Amin,” terangnya. [ HEN]

RM Video