Latihan Debat Sebelum Debat Beneran

Jokowi-Amin Di Jakarta Theater, Prabowo-Sandiaga Di Hambalang

Klik untuk perbesar
Debat Capres - Cawapres 2019, Paslon 01 (Jokowi-Amin) Paslon 02 (Prabowo-Sandi) . (Foto : IG @kpu_ri).

RMco.id  Rakyat Merdeka - Hari ini, kedua paslon akan ‘naik ring’ debat. Agar tampil prima, keduanya gelar simulasi debat di lokasi berbeda. Paslon 01 di Djakarta Thater. Paslon 02 di Hambalang.

Simulasi debat untuk pasangan Jokowi- Amin dilakukan semalam, di Balroom Djakarta Theater, Menteng, Jakarta. Selain Jokowi dan Ma’ruf Amin, para elit di jajaran Tim Kampanye Nasional (TKN) turut hadir.

Mengenakan kemeja putih dan celana hitam, Jokowi tiba di lokasi sekitar jam 7 malam diantar mobil Inova hitam. Turut mendampingi Jokowi, Mensesneg Pratikno dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Sedangkan Ma’ruf Amin sudah terlebih dulu hadir di tempat tersebut. Ia datang menggunakan mobil Toyota Alphard sebelum Jokowi tiba. Di lokasi, sudah bersiap Ketua TKN Erick Thohir, Wakil Ketua TKN Abdul Kadir Karding dan Direktur Komunikasi TKN Usman Kansong.

Berita Terkait : Kyai Maruf Ucapkan Selamat Idul Fitri Pada Prabowo-Sandi


“Pada hari ini kehadiran Pak Presiden selain ingin membriefing TKN, beliau juga ingin mengetahui persiapan teknis kami di dalam menyiapkan debat ini,” jelas Karding.

Menurut politisi PKB ini, ada yang ingin diketahui paslon nomor urut 01 ini. Yaitu menyampaikan dengan waktu yang terbatas. “Yang pertama adalah bagaimana menyampaikan kalimat dengan diatur oleh waktu. Harus ada adaptasi, karena waktunya ada yang 3 menit, ada yang 2 menit,” jelas Karding. Kemudian, lanjut dia, keduanya harus ada penyamaan persepsi. “Tentang kekompakan dan komunikasi terjadi,” ungkap.

Selain itu, baik Jokowi maupun Ma’ruf, ingin memastikan gambaran dari suasana waktu diskusi 17 Januari. “Pak Jokowi dan Kiai Ma’ruf ingin memastikan tata letak, jarak, dan posisi duduk audience dan sebagainya. Ini penting beliau memahami untuk persiapan debat nanti,” kata Karding.

Dia mengatakan, simulasi ini dilakukan, bukan karena Ma’ruf Amin tak siap. Secara konten maupun mental, sosok Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia ini, sangat siap.

Berita Terkait : Data Masuk 74,70 Persen, Prabowo-Sandi Tertinggal 14,22 Juta Suara

“Kiai Ma’ruf punya tradisi Baitul Masa’il di pesantren. Itu tradisi berdiskusi kedalaman dengan waktu yang panjang. Itu dengan referensi buku kitab kuning dan sebagainya, untuk menentukan fatwa, fiqih, atau hukum tertentu. Dan halaqah tradisi di pondok pesantren. Dari tradisi ini, kesiapan mental Kiai Ma’ruf debat tidak perlu diragukan,” jelas Karding.


Hal senada juga disampaikan Erick Thohir. Kata dia, agenda di Djakarta Theater untuk simulasi debat. “Agendanya latihan debat,” tuturnya. Erick juga mengutrakan kesiapan Ma’ruf. Bos Mahaka Group ini mengatakan, Ma’ruf sudah menjalani latihan debat. Tujuannya, agar Ma’ruf dapat membiasakan diri dengan atmosfer debat.

“Kalau Pak Jokowi sudah biasa, sudah beberapa kali,” jelas Erick. Bagaimana dengan Paslon 02? Jubir Badan Pemenangan Nasional (BPN) Andre Rosiade menyebut, Prabowo-Sandi mempersiapkan diri di Hambalang, Bogor.

“Pak Prabowo dan Pak Sandi bersama tim 8 dan juga Direktur Media dan Konten mempersiapkan diri dua hari ini di Hambalang,” jelas Andre.

Berita Terkait : Jokowi-Maruf Makin Jauh Tinggalkan Prabowo-Sandi

Andre menyebut, Prabowo-Sandi terus mendalami materi debat terkait Hukum, HAM, korupsi, dan terorisme. Hal senada disampaikan Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani. Kata dia, Prabowo-Sandi menggelar simulasi debat di Hambalang.

Muzani mengatakan, dalam simulasi debat, Prabowo dan Sandi berlatih menjawab soal yang sebelumnya telah dibocorkan KPU. Prabowo dan Sandi, akan menjawab pertanyaan-pertanyaan dalam debat sesuai dengan visi-misi. “Salah satunya beberapa kisi-kisi yang diajukan KPU. Kira-kira jawaban apa yang sesuai visi-misi kita,” ujar Muzani. [HEN/MHS]

RM Video