Soal Tudingan APBN Bocor 500 Triliun

Jokowi Kick Balik Prabowo

Klik untuk perbesar
Presiden yang juga Capres No Urut 1, Jokowi (kiri) dan Capres No Urut 2, Prabowo (kanan). (Foto: Dwi Pambudo/Rakyat Merdeka).

RMco.id  Rakyat Merdeka - Omongan Prabowo Subianto yang menyebut APBN bocor Rp 500 triliun di-kick balik Presiden Jokowi. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini bilang, jika Prabowo mengetahui ada kebocoran, laporkan saja ke KPK. Jangan asal ngomong.

Diserang lawan, Jokowi tak lagi diam. Jokowi yang sekarang adalah Jokowi yang sigap merespons setiap serangan. Bahkan bisa dengan lihat melakukan serangan balik. Kemarin misalnya, Jokowi menepis tudingan Prabowo yang menyatakan ada kebocoran anggaran mencapai Rp 500 triliun di APBN.

Berita Terkait : 5 Tahun untuk 5 Tahun

“Duitnya gede banget Rp 500 triliun. Laporin ke KPK, bawa bukti-bukti, bawa fakta-fakta. Jangan asal,” kata Jokowi usai menghadiri Perayaan Imlek Nasional 2019 di JI-EXPO, Kemayoran, Jakarta, kemarin. Jokowi lantas menyinggung pernyataan Prabowo tahun 2014.

Ketika itu disebut terjadi kebocoran anggaran sebesar Rp 7.200 triliun. Saat ini, kebocoran anggaran disebut 25 persen alias Rp 500 triliun. Menurut Jokowi, bila memang terdapat kebocoran yang disebut mencapai 25 persen dari total APBN tahun lalu atau sekitar Rp 500 triliun, lagi-lagi meminta dilaporkan ke KPK.

Berita Terkait : Ada Perang Dagang, Jokowi Minta Ekspor Mebel Dan Produk Kayu Digenjot

Komentar Jokowi merespons pernyataan Prabowo yang mengatakan pembangunan Indonesia seharusnya dinikmati seluruh masyarakat. Namun nyatanya, kata Prabowo, anggaran yang disusun pemerintah setiap tahunnya justru bocor dan dikorupsi.

Berdasarkan data yang dikantonginya, setidaknya ada kebocoran anggaran. Dari Rp 2.000 triliun APBN, hampir Rp 500 triliun yang bocor. “Uang ini hilang,” kata Prabowo saat berpidato di HUT ke-20 Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) di Hall Sport Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (6/2) lalu.
 Selanjutnya