Menolak Disebut Kaya

Prabowo Diingatkan Ayat Kufur Nikmat

Klik untuk perbesar
Capres 02 Prabowo Subianto saat bersilaturahmi ke Medan, Sumatera Utara, akhir pekan lalu. (Foto: FB Prabowo Subianto)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Prabowo Subianto menolak disebut kaya raya. Dia menyebut dirinya hanya kaya saja. Capres nomor urut 02 ini pun diingatkan agar tak kufur nikmat.

Prabowo tak ingin disebut kaya raya itu disampaikan saat berkunjung ke Ponpes Sunan Drajat di Dusun Banjar Anyar, Desa Banjarwati, Kecamatan Paciran, Lamongan, Minggu (24/2).

Adalah Pimpinan Ponpes Sunan Drajat KH Abdul Ghofur yang menyebut Prabowo sebagai orang yang kaya raya. Hal itu disampaikan Ghofur saat memberi sambutan. Prabowo yang dapat giliran memberi sambutan setelah Ghofur, menampiknya.

“Tadi Pak Kiai mengatakan, saya ini kaya raya. Tidak benar kalau kaya raya. Kalau lebih kaya dari kalian-kalian, iya. Betul?” tanya Prabowo. “Betul,” jawab masyarakat dan santri yang menghadiri acara tersebut.

Berita Terkait : Lagi, Prabowo Deklarasi Kemenangan Pilpres

Prabowo kemudian kembali berkelakar soal tampang. “Karena tampang kalian ini ya uangnya terbatas, betul?” kelakar Prabowo yang kembali dijawab hadirin dengan kata betul. Beberapa hadirin tampak tertawa dan tersenyum. Melihatnya, kembali Prabowo melontarkan candaan. “Senyumnya agak kelihatan senyum banyak utang, motornya belum bayar,” selorohnya disambut tawa.


Eks Danjen Kopassus ini kemudian mengingatkan, segala hal yang saat ini dimilikinya, termasuk harta benda, hanyalah titipan Tuhan. Suatu saat, titipan itu akan diambil kembali oleh Yang Maha Kuasa.

“Pangkat, derajat, nyowo itu hanya titipan. Suatu saat akan diambil kembali oleh Sang Kuasa. Dan kita tidak tahu kapan waktunya. Dan belum tentu yang lebih tua duluan, jadi yang lebih muda jangan senyum-senyum,” seloroh Prabowo yang kembali disambut tawa.

Dia pun menyebut, harta benda yang dimilikinya tidak akan dibawa ketika mati. “Saya menolak kalau dibilang kaya raya, kalau dibilang lebih kaya, iya mungkin. Tapi kita semua sadar, apa yang kita punya, apa yang kita terima, itu semua dari yang di atas, betul kan?”. Serempak hadirin kembali menjawab betul.

Berita Terkait : Sempat Nggak Kelihatan, Sandi Siap Tampil Bareng Prabowo di Kertanegara

Prabowo pun berjanji di hadapan para hadirin bahwa semua yang dimiliki, termasuk harta benda, bakal dipergunakan untuk kesejahteraan rakyat bila nanti ia terpilih dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. “Saya bertekad, sisa hidup saya, saya akan berbakti, mengabdi kepada rakyat,” janjinya.

Prabowo bercerita, ketika muda dirinya masuk tentara, sudah “meneken” perjanjian rela mati untuk membela negara ini. Dia dikirim ke medan perang, ikhlas siap mati untuk republik ini. Ketika Prabowo berhenti dari dinas tentara, dia kesal karena melihat rakyat susah, susah makan, susah dapat pekerjaan.

“Kok kekayaan kita mengalir ke luar negeri. Kok pemerintah kita banyak korupsinya. Dan kalau kita bilang banyak korupsi, marah,” sindir capres yang berpasangan dengan cawapres Sandiaga Uno itu. Tentu saja, sikap Prabowo yang menolak disebut kaya raya mengundang perhatian dari netizen. “Jelas kaya bangetlah,” protes @yayojalil.


“Prabowo membantah disebut orang kaya raya, sudah takut suruh balikin HGU. Dia maunya orang miskin, supaya dibagi tanah oleh Pak Jokowi,”cuit @fatmawati2014. “Iya pasti nggak mau disebut kaya raya, takut dikeroyok rakyat lahhhh,” imbuh @cinihiya.

Berita Terkait : Jokowi-Maruf Menang Tebal di Moskow, Prabowo-Sandi Tertinggal Jauh

Akun @dwytono menyindir Prabowo yang punya rumah luas di Hambalang dan hobi koleksi kudanya. “Beuuuuh tanah lega rumah gede kuda milyaran dibilang nggak kaya raya?” sindirnya. Cuitan ini pun disambar @CorongKuli. “Horang miskin aja lahannya lebar apalagi yang kaya.Mantap,” kicaunya, sarkas.

Akun @AlsNugrahaa pun mengingatkan Prabowo agar tak kufur nikmat. “Jangan kufur nikmat, pak. Seorang muslim wajib mensyukuri nikmat yang ia peroleh,” cuitnya sembari menyertakan Surat Al Baqarah ayat 152. 

Ada pula beberapa akun yang menyayangkan Prabowo membuat pencitraan dirinya miskin sehingga menerima sumbangan. Misalnya, dari seorang gadis kecil di Medan bernama Gendis. “Aneh yaa, orang kaya raya sekaliber @prabowo kok tega menerima sumbangan dari masyarakat miskin seperti ini. Tidak ada satu pun tuntunan dari Baginda Rasul atas peristiwa ini. #PrabowoMemalukan,” sindir @indonetwork.

Cuitan itu ditanggapi @HMI1947. “Rakyat justru berpikir bahwa @prabowo mata duitan alias #PrabowoKardus. Bagaimana mungkin capres kaya raya tega menerima sumbangan, dari anak kecil pulak! Bah,” sesalnya. [OKT]

RM Video