Kenalkan Kaus 01 Dan Salam Jempol

Relawan Target Jokowi-Ma’ruf Raih 70 Persen Di Pilpres 2019

Klik untuk perbesar

RMco.id  Rakyat Merdeka - Ada banyak kejutan di hari kedua rakernas Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf kemarin. Mulai dari kaus perjuangan bernomor 01, hingga salam jempol. Paslon ini juga menargetkan menang dengan perolehan suara yang fantastis, yakni 70 persen. Acara yang digelar di Hotel Empire Surabaya, Jawa Timur kemarin resmi ditutup.

Selain personel TKN, relawan dan pimpinan parpol, acara juga dihadiri oleh ‘sang penganten’; Jokowi dan Ma’ruf Amin. Jokowi hadir di lokasi acara rakernas sekitar jam 9 pagi. Penampilannya sedikit berbeda. Bila selama pilpres Jokowi mengenakan kemeja putih dengan slogan kerja, kali ini tidak.Jokowi mengenakan baju kaus polo berwarna coklat dengan gambar besar angka 01 di bagian depannya.

Baca Juga : Bank Mandiri Dongkrak Kinerja Petani Ciamis

Capres petahana hadir di lokasi rakernas bersama Sekretaris Kabinet Pramono Anung danpara ketua umum partai pengusung. Mereka adalah Megawati Soekarno Putri (PDIP), Airlangga Hartarto (Golkar), Romahurmuziy (PPP), Oesman Sapta (Hanura), Diaz Hendropriyono (PKPI), Harry Tanoesoedibyo (Perindo) serta Grace Natalie (PSI).

Hadir pula Ketua TKN Jokowi–Ma’ruf Erick Thohir, Wakil Ketua TKN Moeldoko, sembilan sekjen partai koalisi KIK, politisi senior Partai Golkar seperti Agung Laksono dan Akbar Tanjung, serta politisi PDIP Sidarto Danusubroto dan Johan Budi SP. Dalam sambutannya, Jokowi mengingatkan pada timses agar tidak terlena dengan hasil survei.

Baca Juga : Paloh Garuk Kepala, Bowo Nunjuk-nunjuk

Meskipun elektabilitas jauh ungguli Prabowo-Hatta, Jokowi minta timses, parpol pengusung dan relawan untuk lebih kerja keras lagi.“Semuanya harus kerja keras, jangan terlena dengan yang namanya survei. Semua harus tetap kerja,” kata Jokowi. Selain pamer kaus 01, Jokowi juga memperkenalkan salam jari untuk kampanye. Dia menyebutnya "salam jempol". Salam ini sekaligus mengganti salam 1 telunjuk jari yang biasa dilakukan timses. Sekretaris TKN Jokowi-Ma’ruf, Hasto Kristiyanto menjelaskan maksud salam jempol itu. Kata dia, jempol itu rule of thumb yang berarti bersifat cepat dalam mengambil keputusan. Jempol juga dapat dimaknai sebagai angka satu untuk Indonesia Maju.
 
“Ini salam penuh sentuhan persaudaraan, bagaikan elemen utama untuk memenangkan, di mana ada parpol dan ada relawan, yang menyatu, semua berjuang untuk kebaikan,” kata Hasto di lokasi acara. Hasto mengatakan salam jempol memiliki kombinasi, yaitu tos jempol. Menurutnya, tos jempol dilakukan saat dua orang pendukung Jokowi-Ma’ruf bertemu. Tos jempol dilakukan dengan menyentuhkan dua kepalan tangan,disusul sentuhan dua jempol sebagai klimaksnya. “Salamnya sengaja mempertemukan dua jempol,” kata dia. Hasto menuturkan, menyatunya dua jempol adalah simbol persatuan antara parpol dan relawan pendukung Jokowi-Ma’ruf. Jempol, kata dia, juga menyimbolkan tim akan melakukan kampanye positif. “Tanpa politik kebohongan, tanpa skenario menjadi korban (playing victim),” kata dia.

Selain memperkenalkan salam jempol, TKN juga melahirkan 14 butir rekomendasi dalam kampanye di rapat itu. Salah satunya
adalah TKN menargetkan perolehan suara 70 persen untuk pasangan tersebut. [HEN]

RM Video