Bicara Tak Pantas Pada Presiden Jokowi

Misbahul: Kami Rindu Pak Amien Yang Dulu

Klik untuk perbesar
Wakil Sekjend Majelis Ulama Indonesia (MUI), Misbahul. (Foto: Istimewa).

RMco.id  Rakyat Merdeka - Pernyataan pendiri Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais yang menyebut Presiden Jokowi, dengan panggilan ‘Mas Kowi’, sebagai sumber nestapa mendapat kecaman banyak pihak.

Wakil Sekjend Majelis Ulama Indonesia (MUI), Misbahul menyatakan sangat menyayangkan pernyataan tokoh Muhammadiyah yang terkesan merendahkan tersebut, Rabu (13/3)

Berita Terkait : Presiden Jokowi Akan Perpanjang Landasan Pacu Abdul Rahman Saleh


“Kita sebenarnya berharap keteladanan pada beliau. Sebagai mantan Ketua Umum salah satu ormas Islam terbesar Indonesia ia mestinya bisa memberi contoh kepada generasi muda Islam untuk bisa berbuat lebih baik dan bijak,” ujarnya.

Wakil Direktur Penggalangan dan Jaringan, Tim Kampanye Nasional (TKN) ini menyatakan bahwa berbeda pilihan itu biasa. Yang tidak biasa dan tidak pantas adalah melakukan provokasi.

Berita Terkait : Siapa Pun Yang Terpilih, Rajut Kembali Merah Putih

“Jangan hanya karena perbedaan pilihan menghalalkan segala cara. Termasuk merendahkan dan menyebarkan kebencian yang tidak berkesudahan. Apalagi sampai menggiring untuk berbuat tidak adil,” jelas Misbahul.


Lebih lanjut, Ketua Umum Relawan Millenial Jokowi-Ma’ruf (REMAJA) ini mengingatkan bahwa agama mengajarkan kita untuk selalu berlaku adil, termasuk pada orang yang dibenci.

Berita Terkait : Presiden Jokowi Lantik Abdul Gani Kasuba dan Al Yasin Ali Jadi Gubernur dan Wagub Maluku Utara

Seperti yang tercantum dalam Firman Allah, "Dan janganlah kebencian kalian terhadap suatu kaum menghalangi kalian berlaku adil. Berlaku adil-lah, karena perbuatan adil itu lebih dekat kepada takwa.’”

Aktivis 98 ini juga berharap Amien Rais sebagai tokoh Reformasi bisa bersikap seperti dulu. “Kami rindu pada Pak Amien yang dulu. Yang meski berseberangan dengan Pemerintah, tapi tetap jujur secara intelektual dan menjunjung tinggi nilai moral," tandas Misbahul. [SRI]

RM Video