Yusuf Mansur ke 01, Bachtiar Nasir ke 02

Aa Gym dan UAS Nggak Ada Sinyal

Klik untuk perbesar
Aa Gym (kiri) dan Ustad Abdul Shomad (Foto: Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Sepekan jelang pencoblosan, ulama yang harusnya jadi panutan umat, terang-terangan menunjukkan pilihan politiknya. Ustad Yusuf Mansur memilih capres 01 (Jokowi), Ustad Bachtiar Nasir memilih capres 02 (Prabowo).

Lalu, ke mana pilihan Aa Gym dan Ustad Abdus Shomad (UAS)? Kedua ustad fenomenal yang punya banyak massa ini, belum kasih sinyal. Dukungan kepada Jokowi disampaikan Yusuf Mansur di akun Instagramnya @yusufmansurnew.

Berita Terkait : JK: Bukan Kriminalisasi

Ada dua postingan yang diunggah. Pertama berupa video, diunggah pagi-pagi. Kedua, menampilkan Yusuf yang foto bareng dengan Jokowi di atas panggung saat kampanye di Solo. Diunggah malam-malam. Dalam keterangan unggahan pertama, Yusuf menceritakan, di kubu 01 ada barisan ulama yang banyak. Sebagaimana di kubu 02.

Yusuf menghargai pilihan ustad-ustad lain yang memilih 02. Dia yakin pada ulama akan menghormati pilihannya. Yusuf mengatakan alasannya mendukung Jokowi, tak lain karena bukti kinerja Jokowi selama 4,5 tahun. Kata dia, selama Jokowi memimpin tidak ada azan yang dilarang, masjid yang ditutup, pendidikan Islam malah makin menjamur. "Islam Indonesia wangi," kata Yusuf.

Berita Terkait : Memangnya Sandi Nggak Punya Malu?

Dia menegaskan, pilihannya itu bukan atas kepentingan pribadi. Bukan juga karena tersandera. Bukan karena nyari aman. Bukan karena terpaksa. "Tapi semua karena Allah, untuk umat, bangsa dan negara ini," ujarnya.

Di postingan kedua, Yusuf kembali menegaskan pilihannya. Mendukung 01. Dia kembali menceritakan kebiasaan ibunda Jokowi, yang selalu membaca surat Al Fatihah dan Al Ikhlas sebanyak 100 kali setiap malam.

Berita Terkait : Beli Mainan Ayam Jago, Sandiaga Kasih Nama Owi dan Owo

Yusuf juga mengajak pengikutnya untuk baik sangka, optimis, penuh ketenangan, adem, kalem, namun semangat membara dalam membangun negeri. Beberapa waktu lalu, Yusuf pernah menunjukkan kesaksian tentang Jokowi, lewat pesan WhatsApp yang dia kirim ke Tuan Guru Bajang (TGB).

Pesan itu lalu dipublikasikan TGB kepada publik. Dalam tangkapan layar yang dipublikasikan itu, Yusuf mengatakan, tuduhan keburukan yang selama ini menyerang Jokowi hanya fitnah belaka.
 Selanjutnya 

RM Video