Debat Capres Kelima

Imam Besar Masjid Istiqlal Doakan Pemilu 2019 Lancar Dan Damai

Debat Capres Kelima yang berlangsung di Hotel Sultan, Jakarta (13/4). Tampak Capres dan Cawapres dari 01 dan 02, Joko Widodo-Maruf Amin (kiri) dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (kanan). (Foto: Antara).
Klik untuk perbesar
Debat Capres Kelima yang berlangsung di Hotel Sultan, Jakarta (13/4). Tampak Capres dan Cawapres dari 01 dan 02, Joko Widodo-Maruf Amin (kiri) dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (kanan). (Foto: Antara).

RMco.id  Rakyat Merdeka - Imam besar Masjid Istiqlal Jakarta, Nasaruddin Umar mendoakan agar pelaksanaan pemilu 2019 yang diselenggarakan secara serentak di seluruh daerah di Indonesia, berjalan lancar, tertib, dan damai.

Nasaruddin Umar mengatakan hal itu saat memimpin doa pada acara Debat Capres kelima yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4) malam, dan disiarkan langsung oleh stasiun televisi.

"Semoga Debat Capres kelima pada malam hari ini juga diberikan kelancaran, tertib, dan penuh kedewasaan," katanya.

Baca Juga : Ini Alasan KPK Belum Tahan RJ Lino

Nasaruddin dalam doanya menyatakan, agar pada pemilu 2019, diberikan ketenangan bagi yang terpilih serta diberikan hikmah bagi yang belum beruntung.

Mantan Wakil Menteri Agama ini juga menyatakan, menjelang pesta demokrasi pemilu 2019 dilakukan kampanye selama beberapa bulan terakhir dan saat ini kenduri demokrasi itu sudah hampir hampir mencapai puncaknya.

Nasaruddin juga menyatakan, setelah kenduri demokrasi bangsa Indonesia akan memasuki bulan Ramadhan.

Baca Juga : Hampir 12 Jam Digarap Penyidik KPK, RJ Lino Tak Ditahan

"Menjelang bulan Ramadhan ini perkenankanlah kami semua diberikan ampunan. Mohon diberikan kelapangan dalam jiwa kami semua, untuk dapat menerima dan saling memaafkan," katanya.

Menurut Nasaruddin, bangsa Indonesia ke depan masih menghadapi tantangan berat yang terbentang luas.

"Namun, seberat apapun tantangan itu dapat kami atasi ya Allah, jika engkau memberikan keberkahan kami," tutup Nadaruddin. [SRI]