63 Tahanan KPK Bakal Nyoblos di Gedung Merah Putih

Rommy Masih di RS Polri

Klik untuk perbesar
Mantan Ketua Umum PPP, M Romahurmuziy (Foto: Tedy O Kroen/Rakyat Merdeka)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga memiliki hak untuk mencoblos dalam Pemilu 2019, Rabu (17/4) mendatang. Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengungkapkan, berdasarkan keterangan pihak panitia Tempat Pemungutan Suara (TPS) 012 Guntur, ada 63 tahanan yang akan mencoblos.

“Sekitar 63 orang tahanan KPK, akan difasilitasi pemungutan suara di Rutan KPK di K4 (Gedung Merah Putih, Jl. Kuningan Persada),” ungkap Febri, Senin (15/4).

Baca Juga : Candaan Jonan Dalam Sertijab: Pak Arcandra Nggak Pernah Traktir Makan

Febri menyebut, 63 tahanan yang menunaikan hak pilih itu hanya yang ditahan di Rutan cabang KPK dari 3 lokasi. Yakni, di gedung lama KPK di Jl. Rasuna Said Kavling C1, Belakang Gedung Merah Putih KPK di K4 dan Rutan Guntur.

"Sedangkan tahanan lain yang dititipkan di rutan lainnya, mengikuti proses dan penyelenggaraan di rutan tersebut,” beber eks aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) itu.

Baca Juga : Tunjukkan Eksistensi sebagai Negara Maritim, Indonesia Berpartisipasi di OOC 2019

Apakah eks Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Rommy ikut nyoblos? Febri belum bisa memastikan. Hingga hari ini, katanya, Rommy masih dibantarkan di Rumah Sakit Polri Dr Sukamto, Kramat Jati, Jakarta Timur.

“Kami belum mengetahui apakah Rabu sudah kembali ke Rutan KPK. Semoga yang bersangkutan segera sehat, sehingga bisa segera balik ke rutan,” tandas Febri. [OKT]