Batal Ketemu SBY dan Jenguk Ibu Ani

Prabowo Ngambek Sama Demokrat Ya?

Klik untuk perbesar
Paslon 02 Prabowo-Sandi di sela kunjungannya ke Aceh, Jumat (3/5). (Foto: Twitter @sandiuno)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Tanpa alasan jelas, Prabowo membatalkan rencana pertemuannya dengan Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan menjenguk Ibu Ani di Singapura, Jumat (2/5). Ada yang menuding Prabowo ngambek, karena putra sulung SBY, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bertemu dengan Jokowi.

Kabar rencana Prabowo menjenguk Ibu Ani dan bertemu SBY, sebenarnya sudah beredar sejak Kamis (2/5). Atau, berbarengan dengan pertemuan AHY dengan Jokowi di Istana.

Wakil Sekretaris Jenderal Demokrat Andi Arief mengungkapkan, Prabowo sudah mengutarakan keinginan bertemu sejak Selasa (30/5). Saat itu, Prabowo menyampaikan keinginannya untuk kembali menjenguk Ibu Ani yang masih dirawat di National University Hospital Singapura.

Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria, ikut mengamini rencana pertemuan tersebut. Kata dia, Prabowo memang sudah lama ingin menjenguk Ibu Ani dan bersilaturahmi dengan SBY. Hanya saja, masih mencari waktu yang pas usai pemungutan suara Pilpres 2019. Namun di hari H kemarin, pertemuan itu batal terealisasi. Prabowo memilih berkunjung ke Aceh bersama sang Cawapres Sandiaga Uno.

Berita Terkait : Pertemuan Prabowo-Paloh Capai Tiga Kesepakatan Politik

Kabar pembatalan itu jadi gunjingan warganet. Memunculkan beragam spekulasi. Tambah panas karena sejumlah elite Demokrat mengaitkan pembatalan itu dengan pertemuan AHY dengan Jokowi. Hal ini antara lain disampaikan Wasekjen Demokrat Rachland Nashidik.

Rachland pun meminta Prabowo tak berburuk sangka atas pertemuan itu. “Lucu juga. Bilang Demokrat tak diinginkan, tapi marah-marah saat Demokrat dinilai tak memenuhi keinginannya. Katanya pro politik akal sehat? Ayo dong jangan ngambekan,” tulis Rachland melalui akun Twitter- nya.

Rachland menjelaskan, pertemuan Jokowi dengan AHY terjadi atas undangan Presiden. Kata dia, bukan pihaknya yang meminta bertemu. “Artinya, itu bukan pertemuan untuk menyampaikan pesan SBY kepada Jokowi. Percakapan terakhir SBY dengan Jokowi adalah pada saat Presiden menjenguk Ibu Ani,” cuitnya lagi.

Terakhir, Rachland menegaskan, Demokrat tak akan meninggalkan kawan di tengah kesulitan. Dia menegaskan, tak ada transaksi politik dalam pertemuan AHY dengan Jokowi. “Cuma penegasan atas posisi masing-masing. Kami tetap bersama koalisi 02. Tak perlu Pak Prabowo sampai batal menjenguk Ibu Ani,” cuitnya.

Berita Terkait : SBY Ketemu Jokowi, Demokrat Kian Dekat Ke Istana

Warganet langsung menyambar cuitan itu. Macam-macam komentarnya. Banyak yang mengolok-olok Demokrat. @ muridplato berharap Demokrat bersikap jelas. Jangan abu-abu. Kalau mau merapat ke 01 silakan, tapi selesaikan urusan dengan 02. “Yang penting jelas pak. Biar jelas pula kami mau dukung siapa,” ujarnya.

Tak sedikit yang ikut menyindir Prabowo yang dianggap seperti anak kecil. Ngambekan. “Kok masih kayak ABG saja. Pake acara ngambek segala,” kicau @nkrino1.

Dari Singapura, Staf Pribadi SBY Ossy Dermawan menyampaikan klarifikasi. Kata dia, pada prinsipnya SBY menyambut dengan baik setiap kedatangan para sahabat untuk menjenguk Ibu Ani di NUH Singapura. Namun tentu, mesti disesuaikan dengan kondisi Ibu Ani, yang tengah menjalani pengobatan dan perawatan intensif.

Jumat (3/5) kemarin, sejumlah tokoh yang menjenguk Ibu Ani adalah Sinta Nuriyah, Alissa Wahid, Mahfud MD, Dahlan Iskan, dan rombongan. 

Baca Juga : Bank Mandiri Dongkrak Kinerja Petani Ciamis

“Khusus rencana kunjungan Bapak Prabowo Subianto, Jumat (3/5) malam, beliau menyampaikan kepada kami bahwa kunjungan tersebut ditunda/reschedule,” tulis Ossy dalam pesan tertulis yang diterima redaksi, kemarin.

Jubir BPN Prabowo-Sandi Andre Rosiade menegaskan, alasan Prabowo batal berangkat ke Singapura untuk bertemu dengan Pak SBY dan Bu Ani, bukan karena ngambek. “Sekali lagi, itu tidak benar. Di-reschedule karena memang Pak Prabowo ada kunjungan ke tiga daerah. Aceh, Medan, dan Padang,” jelasnya. [BCG]

RM Video