RMco.id  Rakyat Merdeka - Partai Golkar menetapkan calon kepala dan wakil kepala daerah di 53 daerah di Pilkada 2020. Yaitu di empat provinsi, yakni Sumatera Utara, Riau, Kepri, dan Sumatera Barat. 

Ketua DPP Partai Golkar Idris Laena mengapresiasi kerja keras Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartato dan Koordinator Bedang Pemenangan Pemilu DPP Partei Golkar. Apalagi, dalam prosesnya, tidak ada mahar sepeser pun yang diminta DPP Partai Golkar kepada calon kepala daerah. 

Berita Terkait : Airlangga Tunjuk Supriansa Jadi Ketua Bakumham Partai Golkar

“Ucapan terima kasih yang utama, juga kami sampaikan kepada Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bapak Airlangga Hartarto yang selalui memberi arahan agar penetapan calon kepala daerah dari Partai Golkar memperioritaskan kader Partai Golkar. Dan yang paling penting, calon kepala daerah dari Partai Golkar tidak boleh ada mahar,” ucapnya.

Dia menerangkan, penepatan calon kepala dan wakil kepala daerah melalui proses panjang. Mulai dari penjaringan hingga seleksi dengan bantuan lembaga survei. “Alhamdulillah pada tahap seleksi, dengan dibantu lembaga survei yang ditunjuk DPP Partai Golkar, calon-calon kepala daerah dan wakil kepala daerah dari Partai Golkar akhirnya dapat ditetapkan,” katanya.

Berita Terkait : Airlangga: Calon dari Golkar Harus Jadi Panutan Dalam Disiplin Protokol Kesehatan

Selanjutnya, mulai 4 sampai dengan 6 September 2020, semua calon akan mendaftar ke KPU, dan kemudian mengikuti proses lebih lanjut. “Tugas berikutnya adalah bagaimana berjuang keras agar calon yang diusung Partai Golkar bisa menang,” ucapnya. [QAR]