RMco.id  Rakyat Merdeka - KPU Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), mengumumkan hasil pemeriksaan kesehatan bakal calon bupati dan wakil bupati Majene di ruang rapat Kantor KPUD Majene, kemarin. Hasilnya, Bupati petahana Fahmi Massiara, dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS). 

Komisioner KPUD Majene, Munawir, mengatakan, keputusan Fahmi berstatus TMS didasarkan pada serangkaian pemeriksaan kesehatan jasmani dan rohani dilakukan di Rumah Sakit (RS) Wahidin Sudirohusodo Makassar 10-11 September 2020. Diketahui, di hari pertama tes kesehatan pada Kamis (10/9), Bupati petahana Majene itu tidak mampu menyelesaikan tes tulis dalam rangkaian tes psikologi. Padahal, tes ini menjadi persyaratan bagi calon peserta di pilkada. 

Baca Juga : Tidak Ada Pasukan Khusus BIN Seperti Yang Diributkan

Begitupun tes wawancara di hari sama, nama Fahmi sama sekali tidak terjadwal di antara kandidat yang jalani tahapan itu. “Berdasar hasil pemeriksaan kesehatan, dari 4 bakal calon hanya Fahmi Massiara dinyatakan TMS,” jelasnya. 

Terkait hasil pemeriksaan kesehatan kepada Fahmi ini, sambung Munawir, telah dituangkan dalam berita acara hasil pemeriksaan kesehatan nomor YR.01.01/XVIII.1/14285/2020 tentang hasil pemeriksaan kesehatan calon pemilihan bupati dan wakil bupati Majene. Munawir menambahkan, bakal calon yang tidak memenuhi syarat bisa dilakukan penggantian oleh partai pengusung. 

Baca Juga : Gen Politik Kaum Quraisy (1)

“Kami hanya menyampaikan apa yang menjadi kesimpulan dari tim pemeriksa kesehatan. Empat bakal calon yang dilakukan pemeriksaan kesehatan, tiga di antaranya dinyatakan memenuhi syarat dan satu di antaranya tidak,” ujarnya. 

Menanggapi hal itu, Sekretaris Koalisi Pengusung Fahmi-Lukman, Hamdan, mengatakan, timnya telah menyiapkan pengganti Fahmi Massiara. Yakni Fatmawati, istri Fahmi Massiara. “Insya Allah, ibu Fatmawati (sebagai pengganti),” serunya. 

Baca Juga : Komisi VIII Setujui Anggaran Kemensos 2021 Rp 92,8 Triliun

Hamdan mengaku, Fahmi sudah memprediksi hasil tes pemeriksaan tersebut. Pesannya adalah agar koalisinya tetap solid untuk memenangkan istrinya, Fatmawati. “Pesan beliau agar partai koalisi tetap solid sekaligus mengamanahkan istri beliau untuk menggantikan posisinya sebagai pengganti keluarga besar Massiara,” ujarnya. 

Sedianya Fahmi Massiara akan berduet dengan Lukman di Pilkada Majene. Pasangan ini diusung 8 partai yakni PPP, PDIP, PAN, Gerindra, PKS, Golkar, PKB dan Partai Nasdem. Fahmi-Lukman akan berduel dengan Andi Syukri Tammalele-Arismunandar Kalma yang diusung Demokrat, PSI, dan Hanura. Selain itu, Andi Syukri Tammalele-Arismunandar Kalma juga didukung non parlemen yakni PBB, Berkarya dan Partai Gelora. [SSL]