RMco.id  Rakyat Merdeka - Partai Gelora yang baru dilahirkan mantan para petinggi PKS, seperti Anis Matta, Fahri Hamzah dan Mahfudz Siddiq, ternyata belum mampu membawa warna baru dalam dunia politik di Tanah Air.

Di saat banyak pihak menolak munculnya dinasti politik di Pilkada 2020 ini, Partai Gelora malah memutuskan mendukung putra dan menantu Presiden Jokowi: Gibran Rakabuming Raka di Pilwalkot Solo dan Bobby Nasution di Pilwalkot Medan.

Berita Terkait : Gen Politik Kaum Quraisy (2)

Dukungan untuk Gibran dan Bobby itu disampaikan Sekjen Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Partai Gelora, Mahfudz Siddiq. Mahfudz menerangkan, dalam Pilkada 2020, partainya telah meneken dukungan ke 135 bakal calon. Dua di antaranya untuk Gibran dan Bobby.

"Kita tidak bicara menang atau kalah. Tetapi sebagai partai baru, Partai Gelora mengikuti 135 pilkada. Ini mengindikasikan kehadiran Partai Gelora diperhitungkan di konteks pilkada," ujar Mahfudz, di Jakarta, Senin (14/9).

Berita Terkait : Gen Politik Kaum Quraisy (1)

Mantan Ketua Komisi I DPR dari PKS ini mengklaim, meski Gelora tak punya kursi di DPRD, namun banyak calon kepala daerah yang berkomunikasi dengan partainya. Sempalan PKS ini pun akan bekerja keras untuk memenangkan calon yang didukung.

"Kita akan all out. Kita sudah perintahkan DPW, DPD, dan kader untuk memenangkan 135 pilkada," pesannya. Mahfudz merinci, 135 dukungan itu terdiri dari 7 pemilihan gubernur, 37 pemilihan wali kota, dan 91 pemilihan bupati. Sejumlah partai pun menjadi koalisi Partai Gelora, termasuk dengan PKS.
 Selanjutnya