RMco.id  Rakyat Merdeka - Pasangan calon (paslon) Bupati-Wakil Bupati Serang nomor urut 2, Nasrul Ulum-Eki Baihaki terlambat berkampanye dibanding lawan mereka, pasangan petahana Ratu Tatu Chasanah-Pandji Tirtayasa yang sudah berkampanye sejak 1 Oktober lalu.

Pasalnya, tim paslon Nasrul Ulum-Eki Baihaki masih harus menyatukan data relawan dan partai.

Ketua Badan Komunikasi Strategis Daerah (Bakomstrada) Demokrat Banten, Rochman Setiawan menuturkan, awalnya tahapan kampanye Nasrul-Eki akan dimulai Jumat, 2 Oktober 2020. Kemudian mundur, karena masih menyatukan data relawan dan partai.

"Dari Kamis, 1 Oktober 2020 belum selesai. Kita masih menyatukan relawan dan kosolidasi dulu. Kayaknya mulai Senin 5 Oktober 2020 kita kampanye," tutur Omen, sapaan akrab Rochman Setiawan.

Baca Juga : Airlangga : RUU Cipta Kerja Untungkan Rakyat

Dia mengaku, jadwal kampanye Nasrul-Eki sudah disusun. Tapi, belum diserahkan ke KPUD Serang. Meski demikian, Omen memastikan akan mengutamakan protokol kesehatan ketika kampanye.

"Kami maksimal 50 orang. Kami atur. Semua daerah akan dikunjungi dan akan dibagi. Kalau (bagi-bagi) masker pasti," ujarnya.

Saat kampanye pun, lanjut Omen, tidak hanya calon yang turun ke lapangan. Namun tim, hingga anggota dewan. "Kami sih ikut aturan aja. Realistis saja. Aturan kampanye 15 kali sehari, terus waktunya banyak. Tapi, akan kami atur biar semua tim bekerja," jelasnya.

Dalam sehari, paslon Nasrul Ulum-Eki Baihaki dijadwalkan mendatangi 6 lokasi dengan masing-masing 3 titik. Sisanya, dilakukan tim kampanye, "Kalau door to door sudah lama kita dilakukan,” ungkap Omen.

Baca Juga : Mungkin Bisa Jadi Obat Pede Buat Ngadepin Pilpres, Hari Ini Trump Boleh Tinggalin RS

Sementara paslon Bupati-Wakil Bupati Serang petahana nomor urut 1 Ratu Tatu Chasanah-Pandji Tirtayasa sudah mulai berkampanye pada Kamis 1 Oktober 2020. Tatu mengatakan, kampanye hari pertama dilakukan di sejumlah desa di Kecamatan Ciruas. Pada kampanyenya itu, dia mengajak warga berdisiplin dalam mencegah Covid-19.

"Kami jalankan kampanye dengan protokol kesehatan ketat," kata adik kandung mantan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah itu.

Dia menuturkan, pencegahan Covid-19 pada dasarnya pada kedisiplinan mandiri semua warga. "Saling mengingatkan, saling menjaga. Agar tidak tertular atau menularkan Covid-19," ujar Tatu.

Sedangkan pendampingnya, Pandji Tirtayasa berkampanye di Kecamatan Bojonegara dengan membagi-bagikan masker kepada masyarakat. Sebagai bentuk ketaatan terhadap protokol kesehatan.

Baca Juga : Pirlo Nggak Sabar Ketemu Barcelona

Pandji juga meminta masyarakat Bojonegara untuk tetap menjaga protokol kesehatan. "Kita semua harus bisa terhindar dari penyakit ini. Saya meminta warga untuk selalu menggunakan masker ketika di luar rumah," pungkasnya. [EDY]