RMco.id  Rakyat Merdeka - Pasangan calon (Paslon) Wali Kota-Wakil Wali Kota Surabaya nomor urut 2, Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno, terus menebar janji demi memenangkan pertarungan Pilkada 2020. Salah satunya, janji mengratiskan sertifikasi guru Taman Kanak-kanak (TK).

Mujiaman menilai, ada persyaratan ketat yang susah dilalui, sehingga para guru TK tidak bisa melalui dan lebih memilih mengambil program sertifikasi. "Memfasilitasi mereka adalah tanggung jawab pemerintah. Banyak guru TK yang sudah ibu-ibu terkadang grogi. Kita harus memberikan pendampingan kepadanya," katanya, kemarin.

Baca Juga : UU Cipta Kerja Integrasikan Izin Lingkungan Dan Usaha

Selain itu, pihaknya juga ingin, agar setiap gedung TK memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Hal ini demi membantu dari sisi legalitasnya. "Berikan IMB kepada mereka yang sudah mau membangun TK. Yang sudah mau menyehatkan jiwanya anak-anak, mengasuh ketika ibu bekerja, adalah pejuang riil tanpa tanda jasa," ujarnya.

Di saat yang sama, mantan Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (Dirut PDAM) Surya Sembada, Surabaya ini juga mengaku miris, mendengar banyaknya TK tak miliki fasilitas komputer. Untuk itu dia berjanji, akan menganggarkan secara khusus fasilitas komputer jika pasangan Machfud-Mujiaman terpilih.

Baca Juga : Menantu Mantan Dirut BTN Diperiksa Kejaksaan Agung

"Di Kota Surabaya ada sekitar 3.000 TK. Jika satu TK diberi minimal satu komputer, butuh sekitar Rp 3 miliar. Ini harus dicarikan. Apapun caranya," tegasnya.

Diketahui, Pilkada Surabaya 2020 diikuti pasangan Eri Cahyadi-Armuji. Paslon nomor urut 1 ini diusung PDI Perjuangan dan PSI. Selain itu mereka juga mendapatkan tambahan kekuatan dari 6 partai non parlemen. Yakni PBB, Hanura, Berkarya, PKPI, dan Garuda.

Baca Juga : Nyaris Bunuh Diri Karena Video Ariel

Sedangkan, paslon nomor urut 2 Machfud Arifin-Mujiaman diusung koalisi delapan parpol. Yakni PKB, PPP, PAN, Golkar, Gerindra, PKS, Demokrat dan Nasdem. [EDY]