RMco.id  Rakyat Merdeka - Calon Wakil Wali Kota (Cawawalkot) Surabaya, Armudji berkomitmen tak membedakan kaum minoritas. Bahkan, akan memberi perhatian yang sama demi kedamaian di Kota Pahlawan.

"Jangan ada diskriminasi. Kaum minoritas harus selalu dapat perhatian yang sama," kata Armudji di Surabaya, Rabu (14/10).

Baca Juga : Ikhlaskan, Insya Allah Syahid

Armudji mengaku, belum lama ini berdiskusi dengan komunitas warga Buddhis dan saling bercerita sebagai upaya meneruskan kedamaian di Surabaya. "Kota ini adalah rumah besar bagi semua orang. Semua bebas beribadah sesuai keyakinan masing-masing. Itulah yang sudah dilakukan Bu Risma (Wali Kota Surabaya –red), dan akan kami teruskan," ujarnya.

Cak Ji, sapaan akrab Armudji, mengapresiasi program warga Buddhis yang terus berbagi antar sesama. Salah satunya, seperti membagikan nasi bungkus pada jam makan siang kepada masyarakat korban terdampak Covid-19.

Baca Juga : Komisi I : Tiru Bu Susi Dong, Tangkap Dan Tenggelamkan

Menanggapi hal ini, perwakilan kelompok Buddhis Surabaya, Hudi menyebut, mereka adalah bagian warga Surabaya dan menginginkan kota yang sudah baik, agar menjadi lebih baik lagi. "Yang kami sampaikan adalah karena telah mendengarkan aspirasi atau harapan warga," tuturnya.

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Surabaya 2020 digelar 9 Desember 2020 dan diikuti dua pasangan calon (paslon) Wali Kota-Wakil Wali Kota. Yaitu Eri Cahyadi -Armudji dengan nomor urut 1, dan paslon Mahcfud Arifin-Mujiaman dengan nomor urut 2.

Baca Juga : Awas Zoonosis!

Pasangan Eri-Armuji diusung oleh PDI Perjuangan, dan PSI, 6 partai non parlemen (PBB, Hanura, Berkarya, PKPI, dan Garuda).

Sedangkan paslon Machfud-Mujiaman didukung koalisi 8 partai gajah. Yakni PKB, PPP, PAN, Golkar, Gerindra, PKS, Demokrat, dan Nasdem. [EDY]