RMco.id  Rakyat Merdeka - Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Karawang, yang akan digelar pada  9 Desember 2020 harus dilakukan secara gotong royong untuk memenangkan calon Bupati dan Wakil Bupati Yesi Karya Lianti-Adly Fairuz. Pasangan nomor urut satu ini diusung PDI Perjuangan. 

Hal itu disampaikan Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Keanggotaan dan Organisasi, Sukur H Nababan saat memimpin rapat konsolidasi pemenangan Calon Bupati dan Wakil Bupati, Yesi Karya Lianti-Adly Fairuz di Hotel Swiss-beliNN, Kabupaten Karawang, Minggu (25/10).

Konsolidasi Pemenangan pasangan Yesi dan Adly dihadiri pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Karawang, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono dan struktur pengurus DPD Jabar, Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (BP-Pemilu) DPD PDI Perjuangan Jabar, Mochtar Muhammad, pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi, DPC Kabupaten Bekasi, DPC Puwakarta, DPC Subang dan DPC Cirebon.

Berita Terkait : Tina Toon Ajak Warga Kota Depok Pilih Pradi Dan Afifah

“Kedepannya, Karawang harus lebih maju tanpa menghilangkan budaya atau kearifan lokal. Karena saat ini, banyak yang harus dibenahi di Karawang,” kata Sukur yang juga anggota DPR ini.  

Menurut Sukur, Pilkada Karawang harus dilakukan secara gotong royong dari beberapa daerah yang berbatasan langsung dengan Karawang untuk memenangkan calon diusung PDI Perjuangan.

“Calon kita akan masuk rumah ke rumah dengan semua kader partai dan relawan untuk mensosialisasikan pasangan Yesi-Adly di masyarakat," ujar Sukur

Berita Terkait : 2 Petahana Depok Pecah Kongsi, Pradi Unggul Tipis

Pasangan Yesi-Adly diusung PDI Perjuangan, PBB, PAN dan PPP sebanyak 10 kursi. Adly, adalah aktor yang melejit berkat sinetron Cinta Fitri itu mengusung tagline kampanye #EnergiBaruKarawang untuk berusaha merebut hati calon pemilih untuk Karawang baru.

Seperti diketahui, KPU Karawang telah melakukan rekapitulasi daftar pemilih hasil pemutakhiran dan penetapan daftar pemilih sementara (DPS) Pilbup Karawang 2020.

DPS Pilbup Karawang 2020 ditetapkan sebanyak 1.645.519 orang. Dengan rincian jumlah pemilih laki-laki sebanyak 824.758 jiwa, pemilih perempuan sebanyak 820.761 jiwa.Adapun Jumlah DPS tersebar di 4.451 TPS, 30 kecamatan dan 309 desa/kelurahan. [FIK]