RMco.id  Rakyat Merdeka - Temuan terbaru survei Voxpol Center Research and Consulting yang dilakukan  pada 2-12 November 2020 menunjukkan proporsi pemilih rasional di Sumatera Barat terbilang cukup tinggi yakni sebesar 46,5 persen.

Pemilih rasional pada segmen ini menentukan  pilihan politiknya atas dasar pertimbangan prestasi, integritas, kapasitas, kompetensi  dan akseptabilitas.

"Oleh karena itu, rekam jejak kandidat menjadi preferensi dasar pertimbangan yang sangat penting memutuskan pilihan politik," kata Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago di Jakarta, Minggu (22/10).

Baca Juga : Napoli Vs AC Milan, Temu Kangen Gattuso Dan Ibra

Pangi menyebutkan, hal ini berangkat dari dari asumsi pemilih tak ubahnya konsumen yang selalu berperilaku memaksimalkan manfaat yang didapatkan dari setiap proses transaksi, model ini menjelaskan bahwa proyeksi masa depan dan evaluasi atas rekam jejak prestasi kandidat menjadi kata kunci pemilih dalam memutuskan pilihan politiknya.

"Kandidat yang berprestasi menjadi pilihan paling objektif di segmen ini, janji politik yang sifatnya wacana dan sebatas angan-angan dan baru akan sangat tidak relevan mempengaruhi pemilih yang rasional, pemilih lebih percaya bukti kerja nyata ketimbang janji politik," ujarnya.

Sejalan dengan temuan riset Voxpol Center, lanjut Pangi bahwa pasangan Mahyeldi-Audy pemimpin yang paling layak dan berkemampuan memimpin Sumatera Barat.

Baca Juga : Duel Pac Man Vs Mc Gregor Tinggal Tunggu Waktu

Kepala daerah yang punya segudang prestasi yang sudah diakui oleh berbagai pihak, dibuktikan lewat berbagai macam penghargaan yang diraih selama menjabat sebagai Walikota Padang.

Pangi menuturkan,  pada konteks akseptabilitas, Cocok Venter mencoba melakukan simulasikan pertanyaan dalam bentuk kuesioner siapakah calon gubernur/wakil Gubernur yang paling layak dan berkemampuan menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat 2020-2025?

Dalam temuan survei Voxpol Center menunjukkan bahwa pasangan Mahyeldi-Audy  yang dinggap pemilih paling layak dan berkemampuan menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat dengan perolehan presentasi sebesar 61, 9 persen setuju, sebesar 17,8  tidak setuju, tidak tahu tidak jawab sebesar 20,4 persen.
 Selanjutnya