AHM Berangkatkan 2.530 Pemudik

Klik untuk perbesar
Direksi AHM melepas mudik bareng di Jakarta, Jumat (31/5). (Foto: AHM)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Menyambut Lebaran, PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menggelar Mudik Balik Bareng Honda (MBBH). Tahun ini, ada 2.539 konsumen Honda yang ikut.

General Manager Honda Customer Care Center (HC3) Division AHM Istiyani Susriyati mengatakan, AHM menemani peserta MBBH untuk pulang kampung menuju tiga kota tujuan dengan rute Jakarta-Yogyakarta, Jakarta-Semarang, dan Jakarta-Solo.

Tak kurang dari 63 bus eksekutif disiapkan untuk mengantar para perserta MBBH 2019. Mereka diberangkatkan dari kantor AHM, Sunter, Jakarta Utara, hari ini.  

Sebanyak 543 konsumen tujuan Semarang diberangkatkan dengan 14 bus. Selain itu, 1.262 pemudik tujuan Yogyakarta diberangkatkan menggunakan 31 bus, serta 725 konsumen dengan tujuan akhir Solo diakomodasi menggunakan 18 bus.  

Berita Terkait : AHM Segarkan Tampilan Honda SH150i

Menurut dia, Sepeda motor Honda para peserta tetap menjadi teman selama berada di kampung halaman. AHM memberangkatkannya lebih awal sebanyak 1.125 unit sepeda motor peserta MBBH pada Rabu (29/5) dari lapangan parkir Bhanda Ghara Reksa, Kelapa Gading, Jakarta Utara.  

Rinciannya, 241 unit sepeda motor Honda milik pemudik tujuan Semarang diangkut menggunakan 6 truk, 322 sepeda motor tujuan Solo diangkut 8 truk, sedangkan 562 unit sepeda motor milik pemudik tujuan Yogyakarta diangkut dengan 14 truk.  

Peserta MBBH tahun ini semakin nyaman dengan adanya aplikasi digital welovehonda yang menyediakan informasi terkait MBBH 2019. “Melalui aplikasi ini, pemudik mampu mengakses informasi lokasi secara real time sepeda motor yang dikirim ke kampung halaman via GPS tracker,” ujarnya.


Pemudik juga bisa mendapatkan informasi tentang titik posko Bale Sante Honda, fasilitas, tips mudik, informasi waktu sholat, dan nomor darurat yang bisa dihubungi. Informasi ini tak hanya berguna untuk peserta MBBH, tetapi juga para pemudik lainnya yang sedang melakukan perjalanan.  

Berita Terkait : AHM Luncurkan Honda Genio

Sebelum mengikuti program MBBH, setiap calon pemudik telah mendaftarkan dirinya dengan melampirkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Indonesia, Surat Izin Mengemudi (SIM) C, dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) sepeda motor Honda yang diregistrasi selama masa pendaftaran. Cukup membayar Rp 150.000, pemudik berhak mendapatkan dua kursi bus beserta pengangkutan 1 unit motor.  

Selain itu, mereka juga mendapatkan asuransi selama perjalanan, layanan kesehatan, goodie bag yang berisikan jaket, konsumsi untuk sebelum dan selama perjalanan dan sesampai di tempat tujuan, serta tidak ketinggalan paket hadiah menarik dari sponsor. AHM juga mengadakan undian untuk para pemudik dengan hadiah utama Sepeda Motor Honda BeAT, perangkat elektronik, dan hadiah lainnya.

”Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk apresiasi AHM kepada konsumen setia Astra Honda dengan menyediakan sarana mudik yang nyaman dan aman. Mereka menyambutnya dengan antusias. Pendaftaran baru dibuka satu minggu, kuota peserta sudah habis,” kata Istiyani.  

Selepas libur Lebaran, AHM masih melanjutkan menemani 875 pemudik kembali dari kampung halaman menuju Jakarta pada Senin (10/6) dengan program Balik Bareng Honda (BBH). Program ini akan mengantarkan konsumen setia Honda dengan dua rute menuju Jakarta.

Berita Terkait : Gratis, Golkar Berangkatkan 1580 Pemudik Ke-4 Daerah

Rombongan BBH pertama sebanyak 500 orang akan berangkat dari Yogyakarta menuju Jakarta dengan menggunakan 13 bus eksekutif dan 200 unit sepeda motor mereka akan diantar pakai 5 truk. Sebanyak 375 orang rombongan BBH kedua akan berangkat dari Semarang ke Jakarta menggunakan 10 bus eksekutif dan AHM sekaligus mengantarkan 160 unit sepeda motor konsumen dengan 4 truk.  

Sementara itu, konsumen yang melakukan perjalanan mudik sendiri menggunakan sepeda motor kebanggaannya, AHM bekerjasama dengan main dealer Honda siap menemani mereka melalui program Bale Santai Honda (BSH). BSH tahun ini akan dibuka pada 31 Mei – 7 Juni 2019, dengan dukungan 18 posko beroperasi 24 jam, tersebar membentang dari Provinsi Lampung, sampai Pulau Bali.

18 posko BSH tersebut dapat dijumpai di Lampung, Serang, Tangerang, Indramayu, Rancaekek, Cirebon, Cianjur, Tasikmalaya, Batang, Bawen, Klaten, Banyumas, Purworejo, Caruban, Mojokerto, Kepanjen, Probolinggo dan Tabanan – Bali. [DIT]