Dorong Pertumbuhan Wirausahawan Muda, PJI Gelar Indonesia Student Company Competition 2019

Klik untuk perbesar
Siswa-siswi yang terpilih untuk mengikuti ISCC 2019 level Asia Pasifik di Guam, Amerika Serikat pada Maret 2020. (Foto: Dok. PJI)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Sebagai wujud konsistensi dalam memberikan pembekalan kewirausahaan pada generasi muda Indonesia, Prestasi Junior Indonesia (PJI) menggelar kembali Indonesia Student Company Competition (ISCC) 2019. Pada penyelenggaraan ke-10, ISCC 2019 berhasil menjaring sepuluh perusahaan siswa (Student Company/SC) dari SMA/SMK berbagai wilayah di Indonesia. Pemenang berkesempatan mewakili Indonesia di kejuaraan bisnis level Asia Pasifik di Guam, Amerika Serikat pada Maret 2020.

Chairman of the National Board Prestasi Junior Indonesia, Siddharta Moersjid, mengatakan, kompetensi sumber daya manusia merupakan kunci dalam menumbuhkan kewirausahaan di Tanah Air. "Inilah yang mendorong PJI untuk mengimplementasikan program SC dan menggagas ISCC satu dekade lalu, yakni rangkaian program pemberdayaan generasi muda melalui peningkatan kemampuan serta keterampilan berwirausaha," kata Siddharta.

PJI secara aktif membina para pelajar setingkat SMA/SMK untuk membangun ide bisnis dan mengelola usaha mikro di sekolah. Harapannya, lanjut Siddharta elajar sebagai representasi generasi muda Indonesia bisa mengasah pengalaman dan termotivasi untuk terus berkiprah sebagai wirausaha.

"Dengan demikian, semangat entrepreneurship akan terus tertularkan dan menginspirasi kalangan muda lainnya. Sehingga secara berkesinambungan turut berkontribusi membangun ekosistem kewirausahaan di Indonesia,” lanjutnya.

Berita Terkait : Cetak Pengusaha Muslimah, Ipemi Bantu Dongkrak Ekonomi

Tahun ini, PJI memperluas wilayah jangkauan penyeleksian sekolah hingga luar Jawa dan Bali. Setelah melalui proses pembinaan selama November 2018-Juli 2019, perwakilan tim sekolah yang terseleksi akan mempresentasikan keunggulan serta pencapaian bisnis mereka di hadapan para juri.

Dari kesepuluh sekolah, masing-masing sekolah menerima dukungan dari sejumlah perusahaan yang terlibat sebagai mitra sponsor program, antara lain Citi Indonesia (Citibank), Caterpillar Foundation, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), PT AIG Insurance Indonesia (AIG Indonesia) dan Yayasan Pendidikan Jaya.


Global Entrepreneurship Index (GEI) 2018, riset yang mengukur kualitas dan dinamika ekosistem kewirausahaan suatu negara, menempatkan Indonesia di posisi ke-94 dari 137 negara di dunia. Sementara itu, negeri tetangga seperti Thailand, Malaysia, terlebih Singapura, jauh berperingkat lebih tinggi. Oleh sebab itu, peran generasi muda untuk masa depan perekonomian Indonesia sangatlah penting. 

Director, Country Head of Corporate Affairs Citi Indonesia, Elvera N Makki, mengungkapkan, kegiatan sosial kemasyarakatan pihaknya berfokus pada pemberdayaan generasi muda, dalam hal edukasi dan literasi keuangan serta memberikan pengetahuan mengenai dasar-dasar kewirausahaan.

Berita Terkait : Pemerintah Gencar Sosialisasi Kemudahan Akses Pembiayaan

"Kami percaya melalui mentoring, peningkatan pengetahuan dan kompetensi kalangan muda secara berkelanjutan, salah satunya lewat inisiatif Student Company, dapat membantu pertumbuhan wirausahawan muda di Indonesia," jelas Elvera.

Menurutnya, hal ini selaras dengan komitmen Citi Indonesia terhadap generasi muda Indonesia serta mendukung implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya di bidang pemberdayaan ekonomi masyarakat. Apalagi menurut Director PT AIG Insurance Indonesia, Gevi Achdiat, hal itu ditambah generasi muda saat ini memiliki jiwa kewirausahaan yang sangat tinggi.

"AIG Indonesia memberikan dukungan untuk meningkatkan kemampuan wirausaha para generasi muda melalui program Indonesia Student Company Competition 2019, agar memiliki komitmen, integritas, dan motivasi yang tinggi dalam persaingan ekonomi di masa mendatang," tuturnya.

Dukungan senada pun diberikan Vice President Public and Government Affairs, ExxonMobil Indonesia, Azi N Alam. "Ini adalah wujud komitmen ExxonMobil untuk  membidani lahirnya wirausahawan muda  dari daerah yang bertetangga dengan lokasi kegiatan kami. Kami yakin, perwakilan siswa dari Bojonegoro dan Tuban akan mendapat manfaat berupa keahlian dan pola pikir kewirausahaan. Mereka akan turut membangun Bojonegoro dan Tuban di masa depan," ucapnya.

Berita Terkait : Bowo Paling Duluan Nyoblos di KPK, Idrus Marham Semangat

ISCC 2019 dan program perusahaan siswa (JA Student Company) menerapkan metode implementasi terkini dengan melibatkan siswa secara langsung dalam pembelajaran bisnis aplikatif yang menempatkan mereka pada posisi strategis dalam pelaksanaan bisnis, sekaligus sebagai pengambil keputusan dan pemecah masalah. Program JA Student Company yang diadopsi dari Junior Achievement Worldwide di Boston, Amerika Serikat, bertujuan meningkatkan kompetensi  dan daya saing generasi muda dalam berwirausaha, serta menciptakan perbaikan ekonomi bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, dan bangsa Indonesia. [MER]