Intiland Hadirkan Parkir Terjangkau Bagi Pengguna MRT Jakarta

Klik untuk perbesar
Direktur Pengembangan Bisnis Intiland, Permadi Indra Yoga saat peresmian Park and Ride, di kawasan bisnis terpadu South Quarter, Jakarta Selatan, Kamis (15/8). (Foto: Istimewa).

RMco.id  Rakyat Merdeka - PT Intiland Development Tbk menggandeng PT MRT Jakarta berkolaborasi mengembangkan Park and Ride, yang merupakan fasilitas parkir khusus bagi penumpang MRT Jakarta, di kawasan bisnis terpadu South Quarter, Jakarta Selatan.

Kerjasama ini ditandai dengan peresmian dan pengoperasian fasilitas Park & Ride oleh jajaran pejabat Pemerintahan Provisi DKI Jakarta dan PT MRT Jakarta, Manajemen Intiland, dan PT Transportasi Jakarta.

Turut hadir Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar, Direktur Pengembangan Bisnis Intiland, Permadi Indra Yoga, Direktur Utama PT Putra Sinar Permaja, Utama Gondokusumo dan Direktur PT Putra Sinar Permaja, B. Chandra Maulana Makmoen.

Direktur Pengembangan Bisnis Intiland, Permadi Indra Yoga menerangkan, penyediaan fasilitas Park and Ride di South Quarter semakin memudahkan masyarakat mencari area parkir terdekat dengan stasiun-stasiun MRT.

Berita Terkait : Menaker Akan Tingkatkan Penggunaan Teknologi Pertanian

“Ketersediaan Park and Ride South Quarter memberikan manfaat bagi masyarakat dan para pekerja kantor di sekitar area Lebak Bulus yang ingin menggunakan fasilitas MRT Jakarta dari Stasiun Lebak Bulus Grab dan Stasiun Fatmawati, Jakarta Selatan,” kata Yoga.

Keunggulan dari Park and Ride South Quarter adalah penerapan tarif parkir khusus. Berbeda dengan tarif parkir yang berlaku reguler, tarif parkir di Park and Ride jauh lebih  murah, yakni hanya senilai Rp 5.000 per hari untuk mobil dan Rp 2.000 per hari untuk sepeda motor Fasilitas ini, sambung Yoga, juga untuk mendorong kesadaran publik menggunakan transportasi umum.

Kenyamanan dan keamanan menjadi faktor  penting bagi masyarakat untuk mau berpindah dan menggunakan transportasi publik, termasuk dalam mencari fasilitas parkir kendaraan.

“Penyediaan fasilitas ini juga menjadi komitmen kami untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang setiap harinya beraktivitas menggunakan moda transportasi  umum.  Ini juga bentuk dukungan dan social movement untuk secara bertahap mengurangi tingkat polusi di Jakarta,” ucap Yoga.

Berita Terkait : Kementan Galakkan Program Bekerja di Sulawesi Tenggara

Diterangkannya, sepanjang koridor Lebak Bulus dan Bundaran HI ini, terdapat setidaknya dua titik park and ride. Satu di area Lebak Bulus dan satu lagi di South Quarter.

“Intiland berharap dengan tersedianya fasilitas park and ride ini, makin banyak masyarakat yang beralih dari  pengguna kendaraan pribadi menjadi pengguna transportasi publik, seperti MRT dan  Transjakarta.

Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar mengatakan, dengan  menggunakan transportasi publik sebagai moda transportasi sehari-hari, masyarakat telah  berkontribusi pada banyak hal.

“Utamanya menurunkan tingkat polusi udara, pengurangan kepadatan lalu lintas, hingga menurunkan emisi kendaraan. Kualitas hidup masyarakat Fasilitas Park and Ride ini berlokasi di kawasan perkantoran terpadu South Quarter, Jakarta Selatan," ungkapnya.

Berita Terkait : 6 Developer Ternama Dukung Pembangunan Koridor Timur Jakarta

Lokasi kawasan ini sangat strategis karena berada di koridor utama TB  Simatupang dan berada di antara Stasium MRT Fatmawati dan Stasiun MRT Lebak Bulus Grab. 

Lokasi Park and Ride ini mudah dijangkau hanya berjarak sekitar 700 meter dari dari Stasiun MRT Fatmawati dan sekitar satu kilometer dari Stasiun Lebak Bulus Grab. [NOV]

RM Video