Jaringan Telkomsel Jangkau 90 Persen Wilayah Kalimantan

Klik untuk perbesar
Akselerasikan Negeri-4: Direktur Utama Telkomsel Emma Sri Martini (kiri) bersama Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah (kanan) saat melakukan pengecekkan pembangunan fasilitas MCK di Tarakan, Jumat (16/8).

RMco.id  Rakyat Merdeka - Telkomsel konsisten untuk memberikan layanan telekomunikasi khususnya layanan broadbanddengan membangun infrastruktur jaringan di seluruh wilayah Indonesia. Salah satunya di Kalimantan. Di pulau tersebut Telkomsel telah menggelar sekitar 17.800 unit Base Transceiver Station(BTS), di mana sekitar 11.400 di antaranya merupakan BTS broadband.

Direktur Utama Telkomsel Emma Sri Martini mengatakan, semangat yang perusahaan tanamkan adalah semangat menyatukan dan memberikan hak atas aksesibilitas telekomunikasi masyarakat di seluruh Tanah Air. Sehingga sudah menjadi tugas dan kewajiban Telkomsel memberikan layanan terbaik kepada seluruh elemen masyarakat Indonesia tanpa terkecuali. 

Menurut dia, penggelaran jaringan yang Telkomsel lakukan di Kalimantan menjadi bukti bahwa layanan dan jaringan Telkomsel merata tidak hanya berpusat di kota-kota besar saja atau tidak hanya berpusat di pulau Jawa saja. Jaringan Telkomsel juga menjangkau pulau-pulau lainnya di seluruh wilayah Indonesia hingga pelosok bahkan wilayah perbatasan.

Berita Terkait : Indonesia-Singapura Sepakati Kerangka Kerja Manajemen Wilayah Udara

“Di Kalimantan jaringan Telkomsel telah menjangkau lebih dari 90 persen wilayah serta layanan-layanan broadband juga telah kami hadirkan untuk mengakselerasi terbentuknya ekosistem gaya hidup digital masyarakat. Bahkan di Kalimantan kami telah mengadopsi teknologi terbaru yaitu 4,9G Massive MIMO sebanyak 4 unit BTS yang tersebar di Banjarmasin, Balikpapan, dan Tarakan. Sehingga hadirnya teknologi terbaru ini akan meningkatkan pengalaman pelanggan dengan kapasitas yang lebih besar,” jelas Emma. 

Di samping itu, secara khusus lebih dari 14.500 unit BTS (yang terdiri dari BTS Reguler dan BTS Merah Putih, serta BTS USO bersama dengan pemerintah melalui BAKTI) telah Telkomsel operasikan di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal). Di mana 5.300 BTS diantaranya berada di wilayah Perbatasan dengan negara lain seperti Singapura, Malaysia, Vietnam, Timor Leste, Australia, Filipina dan Papua Nugini. Bahkan sekitar 7.800 unit dari BTS di wilayah 3T tersebut merupakan BTS broadband yang siap mengakomodasi kebutuhan masyarakat dalam mengakses layanan data. 

Penyaluran CSR

Berita Terkait : Manjain Pecinta Medsos, Telkomsel Luncurin Paket Kuota OMG

Telkomsel sebagai bagian dari Telkom Group berpartisipasi dalam program BUMN Hadir Untuk Negeri dan meningkatkan indeks pembangunan manusia melalui program Corporate Social Responsibility(CSR) dengan membangun sarana fasilitas umum 54 unit MCK (Mandi, Cuci, Kakus) dan 18 titik Sarana Air Bersih (SAB) yang tersebar di empat kecamatan di kota Tarakan, Kalimantan Utara. 

Menurut Emma, program CSR ini merupakan bentuk kontribusi dan kolaborasi Telkomsel yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas kehidupan masyarakat di berbagai daerah pelosok di Indonesia melalui Pemberdayaan Masyarakat, Pendidikan, Masyarakat Digital dan Filantropi.

“Sebagai perusahaan yang dekat dengan masyarakat, Telkomsel ingin selalu memberikan manfaat yang lebih untuk masyakarat Tarakan. Melalui pembangunan fasilitas sanitasi dan sumber air bersih ini, kami berharap dapat dimanfaatkan bersama untuk masyarakat untuk memperoleh tingkat hidup sehat yang layak,” tukasnya. [DIT]

RM Video