Antonio Garap Pasar Online

Klik untuk perbesar
Logo Antonio Underwear. (Foto: Ist)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Produsen pakaian dalam, Antonio Underwear terus melebarkan sayapnya di pasar Indonesia. Untuk memperluas pemasaran, perseroan membuka penjualan online.

CEO sekaligus Founder Antonio Underwear, Antonio Carloandus Lee mengungkapkan, di era modern ini, pakaian dalam sudah bisa ditemukan dalam banyak jenis, tergantung selera, kegiatan, dan bentuk tubuh pemakainya. Alhasil, jenis pakaian dalam juga semakin bervariasi dan beragam.

Baca Juga : GIG by Indosat Siapkan Solusi Internet Sehat Dan Aman Buat Anak

Khusus untuk pria, kata dia, pemilihan celana dalam yang tepat ternyata bisa menambah daya Tarik pasangan, karena dianggap seksi. “Kami sebagai produsen pakaian dalam pria, punya misi khusus, yakni meciptakan produk yang unggul dari segi kualitas dan estetika. Antonio Underwear, selaian nyaman saat digunakan juga diharapkan dapat menunjang penampilan para pria modern dan dinamis di tengah berbagai kegiatan sehari-hari,” tutun Antonio di Jakarta, Senin (14/10).

Antonio mengungkapkan, seiiring dengan mulai santernya terdengar brand Antonio Underwear, pemintaan di berbagai daerah di Indonesia mulai berdatangan. Saat ini, segmen terbesar market Antonio Underwear adalah kaum milenial. Sementara kecenderungan kaum milenial adalah ketika membeli produk, tidak lagi melihat harga yang murah, tetapi kualitas.

Baca Juga : Soal Sertifikasi Pernikahan, Menko PMK Banjir Dukungan

Sebagai produsen dan suplier celana dalam pria, kata dia, Antonio Underwear sangat mengerti kebutuhan dan tuntutan kaum milenial Indonesia yang sangat memperhatikan penampilan dan fashion.  “Karena itu, kami sangat memperhatikan model dan design setiap produk yang kami keluarkan,” ujarnya. 

Menurut dia, untuk memenuhi permintaan yang mulai tinggi, perseroan akan hadir di sejumlah wilayah Indonesia. Konsumen juga bisa melakukan pemesanan via online dengan mengunjungi situs resmi www.antonio.co.id. 

Baca Juga : Rencananya Jenazah Cecep Reza Dimakamkan di Rawamangun

“Semetara untuk harga, walaupun kualitasnya sangat terjaga, kisaranan harga Rp 35 ribu – Rp 55 ribu,” tutur Antonio. [DIT]