Banyuwangi Miliki Potensi Ekonomi Besar

Pemerintah Dorong Mahasiswa Berani Berwirausaha

Klik untuk perbesar
Kerajinan rotan salah satu andalan pengusaha UKM Banyuwangi. (Foto : istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Pesatnya kemajuan yang dialami Banyuwangi, diharapkan bisa menjadi peluang bisnis bagi para mahasiswa asal daerah tersebut.

Deputi Bidang SDM Kementerian Koperasi dan UKM Rulli Nuryanto mendorong mahasiswa Banyuwangi untuk berwirausaha usai menuntaskan kuliahnya, terlebih potensi Banyuwangi saat ini sangat besar sebagai destinasi pariwisata maupun kegiatan ekonomi kreatif.

“Saya melihat potensi Banyuwangi sangat bagus, apalagi di sini pemerintah kabupatennya (Pemkab), sudah membangun infrastruktur fiber optic yang menjangkau sampai ke pelosok desa. Ini sangat mendukung dalam memasuki revolusi industri 4.0, di mana teknologi akan berperan besar dalam memacu kegiatan perekonomian,” tutur Rulli, saat membuka kegiatan Pemasyarakatan Kewirausahaan kepada 100 mahasiswa dari beberapa Perguruan Tinggi dan pemuda di Banyuwangi, kemarin.

Pelaksanaan kegiatan ini merupakan wujud sinergi antara Kementerian Koperasi dan UKM dengan Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE).

Berita Terkait : JK Dorong Anak Muda Jadi Wirausaha


OASE  Kabinet Kerja merupakan gagasan Ibu Negara Iriana Jokowi dan Ibu Wakil Presiden Mufida Jusuf Kalla. Acara tersebut sempat dikunjungi ibu-ibu pendamping Menteri yang tergabung dalam OASE Kabinet Kerja, di antaranya Istri Menteri Koperasi dan UKM Bintang Puspayoga, Istri Menteri Perhubungan Sri Endang Haryatie, dan Istri Menteri Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Sri Mega Dami.

Rulii berharap, kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan melalui kegiatan ini juga ia berharap dapat memberikan manfaat yang langsung dirasakan masyarakat, khususnya bagi para pemuda dan mahasiswa terutama dalam rangka penumbuhan dan pengembangan usahanya.

“Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ajang edukasi dan inspirasi, yang diharapkan dapat lahir para calon wirausaha sukses,” lanjut Rulli.

Ia menekankan, Kabupaten Banyuwangi memiliki segudang potensi yang layak untuk dimanfaatkan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakatnya, salah satunya adalah potensi di sektor pariwisata yang didukung kekayaan budayanya yang unik dan menarik. Sehingga bisa dikemas menjadi sajian wisata budaya Banyuwangi sebagai kearifan lokal.

Baca Juga : Waspadai Penumpang Gelap dan Penciptaan ‘Martir’

“Selanjutnya sajian wisata bu- daya itu dapat dijual sebagai objek wisata bagi para wisatawan, baik domestik maupun interna- sional,” sebutnya.


Hal tersebut, sambung Rulli, merupakan potensi yang dapat memberikan pendapatan dan kontribusi bagi pembangunan di Banyuwangi, yang pada gilirannya akan berdampak pada pen- ingkatan pendapatan nasional.

Menurut Rulli, seiring dengan pengembangan sektor wisata Banyuwangi, tentunya harus didukung dengan pengembangan di sektor UKM, seperti penyediaan suvenir, kuliner makanan khas hingga penyediaan homestay atau penginapan. “Peluang-peluang inilah yang harus ditangkap secara cepat oleh para calon wirausaha,” katanya.

Asisten Deputi Bidang Pengembangan Kewirausahaan Kemenkop dan UKM Budi Mustopo menambahkan, tujuan Pemasyarakatan Kewirausahaan antara lain untuk menambah pengetahuan dan wawasan tentang kewirausahaan, khususnya bagi pemuda dan mahasiswa di wilayah Ka- bupaten Banyuwangi.

Baca Juga : Direksi dan Karyawan KAI Kerja Lembur

“Selain itu, juga menumbuhkan jiwa dan semangat wirausaha di kalangan pemuda dan mahasiswa, sehingga dapat memotivasi mereka untuk mau dan berani berwirausaha,” ujarnya.

Kemudian, diharapkan hal itu bisa memicu ide-ide yang kreatif dan inovatif bagi pemuda dan mahasiswa dalam berwirausaha, maupun mengembangkan usahanya. [DWI]

RM Video