Gandeng Akulaku

Asetku Bidik Salurkan Kredit Rp 500 M Perbulan

Klik untuk perbesar
Direktur Asetku Andrisyah Tauladan saat menjelaskan penyaluran pembiayaan yang mencapai Rp 500 miliar per bulan pada kuartal II tahun ini. (Foto : istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Financial technology (Fintech) Asetku membidik penyaluran pembiayaan mencapai Rp 500 miliar per bulan pada kuartal II tahun ini. Salah satu caranya dengan meningkatkan jumlah investor (Lender).

Direktur Asetku Andrisyah Tauladan mengatakan, hingga kini, jumlah pendanaan yang berhasil disalurkan Asetku kepada peminjam sudah lebih dari Rp 200 miliar. Pembiayaan paling banyak disalurkan pada Desember 2018. “Asetku baru operasi tahun lalu. Kami targetkan tahun ini bisa capai Rp 500 miliar per bulan,” ujarnya saat acara jumpa pers Asetku #Jelas Berkembang di Hotel Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, kemarin.

Untuk mencapai target tersebut, kata dia, Asetku sudah menyiapkan berbagai strategi. Pertama adalah dengan meningkatkan jumlah lender dengan menggaet instansi atau perusahaan. “Selama ini lender individu. Ke depannya kita membidik lender dari institusi maupun perusahaan,” katanya.

Berita Terkait : Kuartal I, BRI Salurin KUR Rp 20 Triliun


Kedua adalah mengeluarkan produk Asetku Syariah. Menurut dia, banyak yang bertanya produk syariah Asetku. Karena itu, perseroan berencana meluncurkan Asetku Syariah pada tahun ini. “Saya belum bisa keluarnya kapan, karena kami harus mengurus izinnya terlebih dahulu. Tapi kami targetkan bisa launching tahun ini. Pasar syariah sangat besar dan pemainnya masih sedikit,” paparnya.

Dia optimistis, Asetku akan berkembang pesat ke depannya. Karena setiap pendanaan di Asetku menggunakan fixed return rate. Pemberi pinjaman dapat melihat return rate pasti, estimasi jumlah pengembalian beserta besaran return, dan jelas waktu kembalinya.

Bunga yang ditawarkan di masing-masing tipe pendanaan bervariasi mulai dari 20-24 persen. Tenornya pun beragam dari yang paling singkat 15 hari sampai dengan tenor terlama saat ini yaitu 30 hari. “Siapa pun dapat melakukan pendanaan di Asetku karena minimum dana pokok pendanaan cukup terjangkau. Mulai dari Rp 2 juta rupiah,” tuturnya.

Berita Terkait : OVO Cetak Transaksi Rp 1 M Perbulan

Asetku menggandeng Akulaku sebagai partner eksklusif penyedia Peminjam berkualitas. Menurut Andri, hanya peminjam Akulaku yang memiliki grade Sangat Baik dengan tenor ter- tentu yang didanai. “Penentuan grade ini dilihat dari credit history, frekuensi pinjaman, dan juga ketepatan pembayaran,” tambah Andri.


Guna meminimalisir adanya risiko pendanaan, Asetku juga melakukan diversifikasi atau penyebaran dana secara otomatis yang disesuaikan dengan nominal tiap pendanaan. “Pemberi Pinjaman tak perlu repot untuk menyebarkan dananya sendiri, karena sistem kami akan membantu menyebarkannya sehingga risiko menjadi lebih kecil,” papar Andri.

Meskipun Asetku pemain baru dalam dunia Fintech, sejauh ini jumlah Non-Performing Loan (NPL) perusahaan masih 0,00 persen. Pengembalian dana pokok maupun return kepada Pemberi Pinjaman masih di angka 100 persen. “Artinya belum ada gagal bayar kepada Pemberi Pinjaman” ujar Andri.

Baca Juga : Jangan Berlebihan, Tunggu Hasil Resmi KPU

Fintech yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ini juga berencana menggelar sosialisasi di 12 kota di Indonesia yang akan diawali di Medan, Surabaya, Jakarta, dan kota-kota lain. Sosialisasi ini berupa kegia- tan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat akan Fintech sesuai dengan semangat OJK dalam memeratakan inklusi keuangan Indonesia. [DIT]

RM Video