Kantongi Penghargaan Inovasi

Bulog Sukses Digitalisasi Sistem Pergudangan

Klik untuk perbesar
Direktur Komersial Perum Bulog Judith Jubilina Dipodiputro (keempat kanan) berpose dengan penerima penghargaan lainnya. (Dok : Humas Perum BULOG)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Perum Bulog sukses melakukan digitalisasi sistem pergudangan guna meningkatkan efektivitas dan akurasi data pangan. Kesuksesan ini pun membawa Bulog meraih penghargaan dalam inovasi digital.

Direktur Komersial Perum Bulog Judith Jubilina Dipodiputro mengatakan, Bulog melakukan modernisasi sistem pergudangan sebagai upaya memelihara kualitas beras.

Berita Terkait : Gandeng Peradi, MA Sosialisasi Persidangan e-Court

Serta, sepuluh kebutuhan pokok lainnya yang menjadi tanggung jawab Bulog. Seperti diketahui, berdasarkan penugasan pemerintah Bulog merupakan lembaga negara yang mengurusi sebelas kebutuhan pangan pokok. Mulai dari beras, gula, jagung, kedelai, hingga minyak goreng.

“Jika melihat fungsi utama Bulog, maka status gudang Bulog bisa disebut sebagai objek vital negara, mengingat stok dan cadangan beras nasional juga kebutuhan pangan pokok lainnya ada dalam gudang tersebut,” ujarnya dalam keterangan kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Berita Terkait : Pertamina Kembangkan Bisnis Digitalisasi Hulu Sampai Hilir

Artinya, kebutuhan rakyat banyak akan beras dan pangan pokok berada dalam gudang milik Bulog. Sehingga, harus dijaga dengan baik dan dirawat secara modern.

Judith mengatakan, banyak manfaat yang diperoleh perusahaan dengan melakukan digitalisasi sistem informasi pergudangan. Yaitu meningkatnya efektivitas dan akurasi data secara realtime.

Berita Terkait : Budi Sukses Merintis Usaha Peternakan Hulu Ke Hilir


“Sistem kerja juga lebih terkoordinasi, memudahkan manajemen dalam melakukan perencanaan, pengarahan dan pengawasan, serta penghematan biaya,” tuturnya.
 Selanjutnya