Hari ini Pasar Tanah Abang Mulai Padat Lagi

Klik untuk perbesar
Sitiuasi Blok B Pasar Tanah Abang. (Foto: Istimewa).

RMco.id  Rakyat Merdeka - Pada Sabtu (25/5) ktivitas jual beli di Pusat Grosir Tanah Abang, Jakarta Pusat, khususnya di Pusat Grosir Metro Tanah Abang (PGMTA) dan Jembatan Metro, mulai meriah. Pedagang dan pembeli sudah memulai berdatangan sejak pukul 05.00 WIB.

"Hari ini sudah kondusif, tidak ada kekhawatiran lagi, pedagang dan pembeli sudah mulai datang pukul 05.00 WIB," kata Manager General Affair (GA) pusat grosir Metro Tanah Abang, Jakarta Pusat, Arif Budi.

 Kegiatan jual beli di Pusat Grosir Tanah Abang sempat ditutup selama 2 hari saat kericuhan terjadi pada tanggal 22 dan 23 Mei.

Berita Terkait : Horee, Besok Pasar Tanah Abang Buka Lagi


Pada tanggal 24 Mei pertokoan hanya berani buka sampai setengah hari. Normalnya aktivitas di PGMTA dan Jembatan Metro beroperasi dari pukul 08.00 WIB - pukul 16.00 WIB. Tetapi, Jumat (24/5) kemarin toko beroperasi hanya sampai pukul 13.00 WIB atau setengah hari.

Pembatasan operasional ini sebagai langkah antisipasi bila terjadi kericuhan susulan. Di lokasi juga petugas keamanan masih berjaga. Seiring dengan kondusifnya situasi di Jakarta, pedagang di Tanah Abang mulai beraktivitas normal seperti biasa dan memanfaatkan jual beli yang meningkat menjelang Lebaran Idul Fitri.

"Kita berharap aktivitas jual beli di Tanah Abang back to normal (kembali normal)," kata Arif. Sebelumnya, Arif mengatakan selama tutup dua hari akibat kericuhan 22 Mei 2019, PGMTA dan Jembatan Metro mengalami kerugian sangat besar.

Berita Terkait : Buntut Kerusuhan 22 Mei, Pendapatan Pedagang Tanah Abang Anjlok

“Wah bukan banyak lagi, bayangkan, di Metro saja karena kami grosir satu toko kalau buka bisa dapat pemasukan Rp100 juta - Rp200 juta dalam sehari, apa lagi satu Pasar Tanah Abang?,” kata Arif.


Jumlah toko yang ada di Metro Tanah Abang mencapai 4.000 toko, belum lagi toko yang ada di Blok A dan Blok B pusat grosir terbesar se-Asia Tenggara.

 Pembeli yang datang berasal dari berbagai daerah seperti Bogor hingga Sumatera. Berbagai akses menuju Tanah Abang telah beroperasi normal seperti angkutan umum (angkot), taksi, bajaj, TransJakarta, dan kereta rel listrik (KRL).

Berita Terkait : Stasiun Tanah Abang dan Palmerah Sudah Normal Kembali

Sementara itu Rudi (58) salah seorang petugas keamanan PGMTA situasi hari ini sudah normal kembali seperti hari-hari sebelum kericuhan terjadi.

"Situasi hari ini sudah seperti hari-hari biasa kayak sebelum kericuhan. Normal lagi, sudah kondusif," katanya. [SRI]

RM Video